
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menyelenggarakan Batavia Camp Batch 2 pada 12–18 Juli 2026 sebagai bagian dari penguatan kerja sama internasional melalui pertukaran budaya, pembelajaran akademik, dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Program yang didukung EQUITY LPDP UNJ tersebut mempertemukan mahasiswa dari empat negara dalam pengalaman belajar lintas budaya selama sepekan.
Sebanyak 36 peserta mengikuti program ini. Mereka terdiri atas 33 mahasiswa dari Jiangxi University of Finance and Economics (JUFE), Tiongkok, yang didampingi Prof. Wang Shanlun, seorang mahasiswa magang asal Prancis, serta dua mahasiswa Palestina yang sedang menempuh pendidikan di UNJ.
Pembukaan Batavia Camp dihadiri jajaran pimpinan universitas, di antaranya Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Bisnis, para dekan, Direktur Inovasi, Hilirisasi, Sistem Informasi, dan Pemeringkatan, Kepala Badan Pengelola Usaha (BPU), Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI), serta para wakil dekan bidang kemahasiswaan, kerja sama, dan alumni dari seluruh fakultas.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNJ, Prof. Ifan Iskandar, mengatakan Batavia Camp menjadi salah satu program yang mendukung agenda internasionalisasi perguruan tinggi. Menurut dia, internasionalisasi tidak hanya ditunjukkan melalui peningkatan jumlah mahasiswa asing, tetapi juga melalui penyediaan ruang belajar yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya dan negara.
“Melalui Batavia Camp, mahasiswa memiliki kesempatan untuk belajar bersama, saling memahami budaya, serta membangun jejaring yang dapat mendukung kolaborasi akademik pada masa mendatang,” ujar Prof. Ifan.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Bisnis UNJ, Andy Hadiyanto, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Batavia Camp merupakan hasil kolaborasi berbagai mitra. Selain melibatkan JUFE dari Tiongkok, program ini juga bekerja sama dengan Universiti Utara Malaysia (UUM), Kesatuan Pengelolaan Kawasan Perairan (KPKP) Kepulauan Seribu, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dan PT Danamart.
Selama pelaksanaan program, peserta mengikuti berbagai kegiatan yang memadukan pembelajaran di kelas dengan pengalaman lapangan. Materi yang diberikan meliputi Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), pengenalan budaya Indonesia, kuliah akademik, kunjungan industri, hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Salah satu agenda dilaksanakan di Kepulauan Seribu melalui penanaman mangrove dan transplantasi terumbu karang. Kegiatan tersebut dirancang untuk mengenalkan praktik pelestarian lingkungan sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai upaya menjaga ekosistem pesisir.
Batavia Camp juga menghadirkan Assoc. Prof. Ts. Dr. Mohamad Farizal Bin Rajemi dari Universiti Utara Malaysia sebagai narasumber internasional. Dalam kuliah yang disampaikannya, ia membahas kepemimpinan global, pentingnya kolaborasi lintas negara, serta penguatan kompetensi lintas budaya sebagai bekal menghadapi tantangan dunia yang semakin terhubung.
Sekretaris Kantor Urusan Internasional UNJ, Sri Rahayu, mengatakan Batavia Camp menjadi salah satu program yang mendukung pengembangan jejaring internasional universitas. Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya memperkenalkan budaya Indonesia kepada mahasiswa asing, tetapi juga membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pertukaran mahasiswa.
Koordinator Batavia Camp Batch 2, Putri Haryani, menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan disusun agar peserta memperoleh pengalaman belajar yang menyeluruh. Mahasiswa tidak hanya mengikuti perkuliahan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan mahasiswa UNJ melalui berbagai kegiatan budaya, sosial, dan lingkungan.
Melalui penyelenggaraan Batavia Camp Batch 2, UNJ berupaya memperluas jejaring kerja sama internasional sekaligus meningkatkan pengalaman global bagi mahasiswa. Program ini menjadi salah satu upaya universitas dalam mengembangkan kolaborasi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat bersama perguruan tinggi dan lembaga mitra dari berbagai negara. (H-2)
