AS Tekan Iran dengan Serangan Militer, Ini Tujuannya
Bendera Iran dan AS.(X)

MENTERI Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat Marco Rubio pada Kamis (23/7) mengatakan pihaknya menilai Iran belum siap mencapai kesepakatan, tetapi situasi tersebut akan segera berubah.

“Jadi, mereka mungkin belum siap untuk mencapai kesepakatan, tetapi mereka akan segera siap karena harga yang harus mereka bayar sangat tinggi,” kata Rubio kepada sejumlah media di Manila.

AS mengakui Iran akan mengubah sikapnya terkait perundingan damai dengan Amerika dalam beberapa hari ke depan, kata Rubio. Dia pun menambahkan bahwa Amerika tidak pernah menyatakan bahwa tujuannya adalah untuk mengganti rezim di Iran, melainkan denuklirisasi Iran.

Menanggapi kemungkinan eskalasi konflik dengan Iran dalam beberapa hari ke depan, Rubio mengatakan Presiden AS Donald Trump akan mengambil keputusan mengenai hal itu.

AS dan Iran sebenarnya telah menandatangani kesepakatan tentang perdamaian dan penghentian konflik, yang dimulai sejak akhir Februari lalu, pada 18 Juni 2026. Namun, sejak 8 Juli, pasukan AS kembali melancarkan beberapa gelombang serangan terhadap Iran.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan serangan tersebut merupakan tanggapan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan terhadap sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah. Presiden Donald Trump kemudian menyatakan bahwa gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran tidak lagi berlaku. (Ant/P-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *