Pameran Industri Taman Rekreasi Digelar Bulan Depan
(MI/HO)

PAMERAN industri taman rekreasi The 6th Fun Asia Expo Indonesia 2026 siap kembali menyapa para pelaku bisnis dan masyarakat pada 5-6 Agustus. Bertempat di Hall D1 & D2 Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, ajang ini menargetkan kunjungan hingga 20.000 orang.

Pameran itu diselenggarakan oleh PT Fun International yang berkolaborasi dengan Grandeur Exhibition Group dan PT Funworld Prima. Acara ini akan menjadi panggung bagi lebih dari 150 peserta dari berbagai negara, termasuk Tiongkok, Kanada, Italia, Malaysia, Singapura, Meksiko, Australia, Turki, Amerika Serikat, Emirat Arab, hingga Indonesia.

Para eksibitor global tersebut akan menampilkan ribuan produk terbaru serta berbagi konsep inovatif dalam pembangunan taman rekreasi. Selain menjadi ajang pameran produk, Fun Asia Expo juga menekankan pentingnya aspek keamanan (safety) sebagai prioritas utama bagi para pelaku usaha di industri ini.

Terdapat tiga faktor krusial yang menjadi fokus dalam pengembangan dunia taman bermain, yakni:

  • Perencanaan yang matang dan terintegrasi.
  • Pemilihan alat atau wahana yang atraktif dan inovatif.
  • Pelatihan sumber daya manusia (SDM) untuk operasional yang optimal dan profesional.

Kehadiran Fun Asia Expo 2026 diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat ekosistem pariwisata nasional melalui kolaborasi antara pengusaha, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya. Langkah ini bertujuan meningkatkan daya saing Indonesia sebagai destinasi unggulan wisata buatan, yang pada gilirannya akan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

Optimisme terhadap pertumbuhan industri ini didasari pada adopsi teknologi canggih dan kreativitas dalam menghadirkan wahana baru. Industri taman rekreasi di Tanah Air diprediksi akan tumbuh agresif seiring dengan meningkatnya minat investasi dan inovasi mesin permainan terbaru. (I-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *