TNI Evakuasi Pilot AMA, Kelompok Separatis Diburu
Personel Koops Habema TNI melakukan evakuasi jenazah pilot pesawat PT AMA Nicholas F Goselin (29) yang diduga ditembak oleh anggota KKB, di Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (2/7/2026).(Antara)

KOOPS TNI Habema berhasil mengevakuasi jenazah pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY, Nicholas F Goselin, yang menjadi korban penembakan di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Jumat (3/7). 

Di saat yang sama, personel Koops TNI Habema masih melakukan penyisiran dan memburu pelaku yang diduga terlibat dalam aksi penembakan serta pembakaran pesawat.

Sebagai respons atas insiden tersebut, Koops TNI Habema segera menggelar Operasi Khusus Perebutan Cepat untuk menguasai sekaligus mengamankan area lapangan terbang yang menjadi jalur utama masuknya bantuan. 

Selain itu, operasi juga disertai pelaksanaan Search and Rescue (SAR) Taktis guna mengevakuasi korban dan memastikan keamanan masyarakat di sekitar lokasi kejadian. Misi ini melibatkan 10 personel Koops TNI Habema yang didukung dua helikopter Caracal. Seluruh rangkaian operasi dijalankan secara cepat, terukur, dan terpadu mengingat kondisi geografis pegunungan yang menantang.

Kapuspen TNI Brigjen TNI Muhammad Nas menegaskan bahwa TNI akan terus memperkuat pengamanan di wilayah tersebut sekaligus mendukung langkah-langkah taktis terhadap para pelaku. 

“Koops TNI Habema telah bergerak cepat melaksanakan operasi khusus untuk mengamankan lokasi dan mengevakuasi korban. TNI akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait dalam menjaga stabilitas keamanan, melindungi masyarakat, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap pelaku sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya seperti dikutip dari siaran pers. 

Di sisi lain, Wakil Panglima Koops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya pilot PT AMA Air dan menegaskan komitmen jajarannya dalam menjaga keamanan wilayah. 

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum. Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan lokasi, melindungi masyarakat, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap para pelaku. Melalui Operasi Khusus Perebutan Cepat dan SAR Taktis, kami memastikan proses evakuasi dapat dilaksanakan secara cepat, aman, dan profesional,” tuturnya. 

Hingga kini, operasi pengamanan di lokasi kejadian serta pengejaran terhadap para pelaku masih terus berlangsung. Melalui Koops TNI Habema, TNI akan melanjutkan berbagai langkah sesuai perkembangan situasi di lapangan dengan tetap mengutamakan profesionalisme, sinergi lintas instansi, serta keselamatan masyarakat sebagai fokus utama. (Mir/I-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *