Atlet Panjat Tebing Indonesia Dominasi Kualifikasi World Climbing Series Krakow 2026
Salah satu atlet panjat tebing Indonesia yang melaju di World Climbing Series Krakow 2026, Desak Made Rita(ANTARA/M Risyal Hidayat)

TIMNAS panjat tebing Indonesia menunjukkan dominasi di ajang World Climbing Series Krakow 2026 yang berlangsung di Polandia. Sebanyak tiga atlet putri andalan, yakni Desak Made Rita, Kadek Adi Asih, dan Rajiah Sallsabillah, dipastikan melaju ke putaran final atau babak 32 besar nomor individu putri pada Jumat (3/7).

Kabar keberhasilan ini dikonfirmasi langsung oleh Asisten Pelatih Timnas Panjat Tebing Disiplin Speed Indonesia, Fitriyani. Ia menyatakan bahwa seluruh atlet putri yang diturunkan berhasil melewati fase kualifikasi dengan hasil yang memuaskan.

“Benar, ketiganya tembus putaran final dalam babak kualifikasi,” ujar Fitriyani saat dihubungi dari Jakarta di sela-sela pendampingan tim di lokasi pertandingan.

Hasil Kualifikasi Putri

Berdasarkan data resmi International Federation of Sport Climbing (IFSC), Desak Made Rita menjadi yang tercepat di antara rekan senegaranya. Menempati peringkat kelima secara keseluruhan, Desak membukukan waktu terbaik 6,417 detik dari empat kesempatan yang diberikan.

Kadek Adi Asih menyusul di posisi kedelapan dengan catatan waktu 6,512 detik, sementara Rajiah Sallsabillah mengamankan posisi ke-12 dengan waktu terbaik 6,592 detik. Persaingan di babak kualifikasi ini tergolong ketat mengingat total peserta mencapai 62 atlet dari berbagai negara.







Nama Atlet Peringkat Kualifikasi Catatan Waktu Terbaik
Desak Made Rita 5 6,417 detik
Kadek Adi Asih 8 6,512 detik
Rajiah Sallsabillah 12 6,592 detik

Dominasi Sektor Putra dan Format Baru

Kesuksesan tim putri juga diikuti oleh sektor putra. Empat atlet putra Indonesia, yaitu Raharjati Nursamsa, Aditya Tri Syahria, Veddriq Leonardo, dan Antasyafi Robby Al Hilmi, seluruhnya berhasil menembus babak 32 besar. Dengan demikian, total tujuh atlet Indonesia akan bertarung di putaran final nomor individu.

Pada seri Krakow kali ini, IFSC menerapkan format baru. Jika sebelumnya hanya 16 atlet yang lolos ke putaran final, kini kuota ditambah menjadi 32 orang. Selain itu, setiap atlet mendapatkan empat kali kesempatan memanjat dengan menjajal empat jalur berbeda (lane A, B, C, dan D) untuk mendapatkan catatan waktu terbaik.

Agenda Selanjutnya:

Putaran final (32 besar) nomor individu dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 4 Juli 2026 WIB. Selain nomor individu, tim Indonesia juga akan turun di nomor relay putra, relay putri, dan relay campuran.

Saat ini, tim pelatih melaporkan bahwa kualifikasi untuk nomor relay masih terus berlangsung. Seluruh atlet Indonesia dijadwalkan mengikuti semua nomor speed yang dipertandingkan dalam kejuaraan yang berlangsung pada 3-5 Juli ini. (Ant/Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *