AS Klaim Sektor Migas Venezuela tak Terdampak Gempa
ilustrasi sektor migas.(MI)

KUASA Usaha ad Interim Amerika Serikat untuk Caracas, John Barrett, menyatakan sektor minyak dan gas (migas) Venezuela tidak terdampak oleh serangkaian gempa bumi kembar yang dahsyat melanda negara tersebut pada 24 Juni lalu.

Meskipun demikian, Barret mengakui perlu biaya dan upaya yang cukup besar untuk memulihkan kehidupan masyarakat Venezuela dari dampak bencana tersebut.

“Tentunya, biaya pemulihan (yang dibutuhkan) akan sangat besar. Namun, satu hal yang membuat kami tenang, untungnya, kehancuran akibat gempa ini tidak berdampak pada sektor minyak dan gas negara tersebut,” kata John Barrett dalam konferensi pers.

Usai penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Januari lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan rencananya untuk mengambil alih pengelolaan sektor migas negara di Amerika Selatan itu.

Barrett mengatakan produksi migas di Venezuela terus tumbuh berkat dukungan investasi dari AS maupun pihak swasta. Pendapatan dari sektor tersebut pun diupayakan agar bisa tersalurkan untuk membantu penanganan pasca-bencana di wilayah-wilayah yang paling membutuhkan.

“Kami memiliki tim dari Departemen Keuangan dan Departemen Luar Negeri AS yang bekerja sangat erat guna memastikan bahwa dana tersebut dapat digunakan untuk upaya rekonstruksi, termasuk untuk kebutuhan hunian sementara, sanitasi, kesehatan, dan pembangkit energi,” kata diplomat AS itu.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengungkapkan jumlah korban jiwa akibat gempa bumi kembar di Venezuela bertambah menjadi 2.595 orang, sementara korban luka mencapai 12.400 orang.

Hingga kini, 6.462 orang telah diselamatkan dari balik reruntuhan 189 bangunan yang hancur. Posko-posko pengungsian sementara masih menampung sekitar 30 ribu korban terdampak.

Venezuela sudah menerima 7.063 ton bantuan kemanusiaan internasional dan 4.099 petugas penyelamat internasional untuk mempercepat penanganan pasca-gempa. (Ant/P-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *