
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau PTPN Group membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp6,39 triliun pada tahun buku 2025. Angka ini menunjukkan kenaikan drastis sekitar 81% dibandingkan dengan capaian pada tahun sebelumnya. Selain laba bersih, pertumbuhan positif juga terlihat pada indikator keuangan lainnya, seperti EBITDA operasional, volume penjualan, serta arus kas operasional.
Struktur permodalan perusahaan juga dilaporkan semakin kuat, yang menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan jangka panjang. Sejak memulai langkah transformasi pada 2021, PTPN Group konsisten melakukan restrukturisasi keuangan dan peningkatan kualitas operasional. Hasilnya, perusahaan berhasil meraih peringkat kredit A (Stable) untuk periode 2025-2026.
Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, menegaskan bahwa seluruh capaian ini merupakan hasil konsistensi transformasi dalam beberapa tahun terakhir.
“Transformasi yang kami jalankan tidak hanya memperkuat kinerja dan kesehatan perusahaan, tetapi juga memastikan setiap pertumbuhan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Ke depan, PTPN Group akan terus memperkuat daya saing, tata kelola, serta menciptakan nilai berkelanjutan bagi bangsa dan negara,” ujar Denaldy.
Melalui langkah strategis ini, PTPN Group berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memberikan dampak positif bagi pembangunan ekonomi Indonesia.
Sejalan dengan performa finansial yang impresif, PTPN Group tetap berkomitmen pada tanggung jawab sosial. Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah merealisasikan anggaran Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebesar Rp103,15 miliar.
