
JERMAN tak lagi berada di jajaran tim kelas satu setelah kembali gagal melangkah jauh di Piala Dunia.
Pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann menyebut timnya sudah tidak lagi bisa dianggap sebagai tim kelas satu setelah kembali mengalami kegagalan di Piala Dunia 2026 usai tersingkir lewat adu penalti dari Paraguay pada Selasa (30/6) di Boston Stadium.
Setelah gagal lolos dari fase grup pada edisi 2018 dan 2022, Jerman kali ini menjalani laga fase gugur pertama mereka dalam 12 tahun terakhir.
Namun, setelah bermain imbang 1-1 melawan Paraguay, Jerman akhirnya tersingkir melalui adu penalti setelah Kai Havertz, Nick Woltemade, dan Jonathan Tah gagal menjalankan tugas dari titik putih.
Hasil itu membuat juara dunia empat kali tersebut kembali pulang lebih awal dan belum pernah lagi memenangkan pertandingan fase gugur sejak mengangkat trofi Piala Dunia pada 2014.
“Jika Anda tersingkir setelah fase pertama, itu tidak cukup untuk sepak bola Jerman,” kata Nagelsmann dikutip dari ESPN.
“Ini adalah eliminasi ketiga secara beruntun sehingga kami bukan lagi bagian dari tim kelas satu. Saya kecewa,” lanjutnya.
Nagelsmann menangani Jerman sejak 2023 dan masih terikat kontrak hingga setelah Piala Eropa 2028. Ia juga mendapat sejumlah pertanyaan mengenai masa depannya seusai pertandingan.
“Jika DFB menginginkan saya, saya akan melanjutkan. Saya tahu banyak orang ingin saya pergi, tetapi saya ingin melanjutkan jika DFB menginginkannya. Saya akan menyampaikan alasan saya kepada atasan saya,” ujar Nagelsmann.
Meski mengakui ada banyak pihak yang menginginkan dirinya mundur, mantan pelatih Bayern Muenchen itu menegaskan tidak akan meninggalkan tanggung jawabnya.
“Jika ada survei hari ini di Jerman, orang tentu tidak akan berbicara positif tentang saya. Kami tidak melakukan banyak hal di turnamen ini. Saya bukan orang yang melarikan diri,” pungkasnya. (H-2)
