Pemkot Sorong Gelar Musrenbang CSR 2026 Perkuat Sinergi Dunia Usaha
(MI/Martinus Solo)

PEMERINTAH Kota Sorong secara resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Corporate Social Responsibility (Musrenbang CSR) Tahun 2026. Kegiatan yang dibuka oleh Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan dunia usaha guna mendukung percepatan pembangunan daerah.

Berlangsung di Gedung Lambert Jitmau, Kantor Wali Kota Sorong, Papua Barat Daya, Minggu (28/6/2026), forum ini menjadi wadah kolaborasi strategis bagi BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta. Fokus utamanya adalah menyelaraskan program tanggung jawab sosial perusahaan dengan prioritas pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Sorong Anshar Karim, Plt. Sekretaris Daerah Ruddy R. Laku, Ketua DPRK Kota Sorong Ec. John Lewerissa, serta jajaran pimpinan OPD, kepala distrik, dan lurah se-Kota Sorong.

Enam Bidang Prioritas CSR 2026

Kepala Bappeda Kota Sorong, Amos Kareth, memaparkan bahwa rencana program CSR 2026 disusun berdasarkan hasil Musrenbang tingkat kelurahan dan distrik yang telah diselaraskan dengan Asosiasi CSR Kota Sorong. Terdapat enam bidang prioritas yang menjadi sasaran utama:

  • Pemberdayaan ekonomi masyarakat
  • Lingkungan hidup
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Infrastruktur
  • Sosial

Sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi prioritas menonjol dengan 17 program kerja. Fokus bantuan diarahkan pada modal usaha dan fasilitas UMKM bagi Orang Asli Papua (OAP), khususnya di Kelurahan Klademak dan Kelurahan Klasabi, serta pengembangan usaha berbasis bahan lokal bagi Mama-Mama Papua.

Sinergi di Luar APBD

Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, menegaskan bahwa pembangunan kota tidak bisa hanya bertumpu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Keterlibatan dunia usaha melalui program CSR yang terencana sangat krusial untuk menjawab tantangan daerah.

“Penyelenggaraan Musrenbang CSR ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi agar program-program yang dijalankan tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Septinus.

Sejumlah isu krusial juga diharapkan mendapat dukungan CSR, mulai dari penyediaan air bersih, penataan kawasan kumuh, pengendalian banjir, hingga penguatan keamanan dan ketertiban. Ia menekankan bahwa seluruh kebijakan harus berbasis data akurat agar sejalan dengan visi Bersama Membangun Kota Sorong Maju, Bersih, Hijau, Aman, dan Sejahtera.

Menutup sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada seluruh mitra pembangunan, termasuk media massa, yang terus mendukung kemitraan berkelanjutan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Sorong. (I-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *