
KASUS hilangnya Nancy Guthrie, 84, ibunda dari presenter program populer “Today” di jaringan televisi NBC, Savannah Guthrie, kini memasuki babak baru yang kian membingungkan sekaligus mencekam. Laporan terbaru mengungkapkan adanya surat tebusan kedua yang mengklaim lansia tersebut telah meninggal dunia setelah diculik dari rumahnya di Tucson, Arizona.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber internal investigasi, pesan kedua tersebut dikirimkan melalui surel dari alamat IP komputer yang sama dengan surat tebusan pertama. Dalam pesan terbaru ini, pihak penculik mengindikasikan kematian Nancy terjadi secara tidak sengaja dan menyatakan jasadnya kini telah “dikuburkan bersama alam”. Kendati demikian, mereka tetap membuka kemungkinan pengembalian jenazah korban dengan imbalan sejumlah uang, tanpa menyebutkan angka spesifik.
Sebelumnya, surat tebusan pertama yang dikirimkan pada 2 Februari, sehari setelah Nancy dilaporkan hilang, menuntut tebusan fantastis senilai US$4 juta dalam bentuk Bitcoin. Surat tersebut diklasifikasikan “autentik” oleh tim investigasi gabungan FBI dan Kepolisian Pima County karena memuat detail sangat spesifik yang hanya diketahui oleh pelaku, termasuk pakaian yang dikenakan korban dan kondisi fisik di dalam rumah saat malam penculikan.
Menanggapi pesan-pesan tersebut, Savannah Guthrie beserta saudara-saudaranya sempat mengunggah video emosional melalui akun Instagram mereka untuk berkomunikasi langsung dengan para penculik.
“Kami telah menerima pesan Anda dan kami mengerti,” ujar Savannah dalam video tersebut. “Kami memohon kepada Anda sekarang untuk mengembalikan ibu kami kepada kami agar kami bisa bersama dengannya. Ini adalah satu-satunya cara agar kami mendapatkan kedamaian. Ini sangat berharga bagi kami, dan kami akan membayar.”
Namun, di tengah laporan yang beredar, simpang siur informasi sempat terjadi. Pendiri media TMZ, Harvey Levin, mengklarifikasi surat tebusan yang diterima pihak medianya dari FBI tidak mengandung pernyataan maaf ataupun klaim Nancy telah meninggal dunia.
Sementara itu, pihak Kepolisian Pima County menegaskan seluruh proses penyaringan dan analisis dokumen tebusan, baik yang palsu maupun yang berpotensi asli, sepenuhnya berada di bawah kendali penuh FBI. Hingga kini, fokus penyelidikan dikabarkan mulai bergeser dari kasus penculikan menjadi dugaan kasus pembunuhan. Otoritas berwenang terus berupaya memverifikasi kebenaran klaim kematian tersebut sembari melanjutkan pencarian intensif terhadap pelaku dan keberadaan Nancy Guthrie. (CNN/Z-2)
