Jeremy Doku Tinggalkan Timnas Belgia demi Kelahiran Anak: Keluarga di Atas Segalanya
Pemaiin timnas Belgia Jeremy Doku(AFP/ALEX GRIMM / GETTY IMAGES NORTH AMERICA)

BAGI bintang Manchester City, Jeremy Doku, sepak bola mungkin adalah gairah hidupnya, namun keluarga tetap menjadi prioritas utama. Winger lincah berusia 24 tahun ini baru saja mengambil keputusan besar dengan meninggalkan kamp pelatihan timnas Belgia di tengah gelaran Piala Dunia 2026 demi mendampingi istrinya, Shireen, melahirkan putra pertama mereka di Inggris.

Keputusan Doku untuk terbang dari lokasi turnamen menuju London telah mendapatkan restu resmi dari federasi sepak bola Belgia. Meski sempat absen dalam laga melawan timnas Iran dengan alasan resmi “sakit”, Doku sebenarnya sedang menempuh perjalanan jauh untuk menyambut kehadiran putranya yang diberi nama Praise.

Kontroversi dan Kritik Tajam

Langkah Doku tidak lepas dari sorotan tajam. Presenter saluran L’Equipe, France Pierron, sempat memicu kemarahan publik setelah menyebut kehadiran seorang ayah saat persalinan adalah hal yang “sama sekali tidak berguna” dan melabeli momen kelahiran tersebut dengan kata-kata yang tidak pantas.

Pihak L’Equipe segera merilis permintaan maaf resmi dan menyatakan bahwa komentar tersebut sangat bertolak belakang dengan nilai-nilai perusahaan. Akibatnya, Pierron dibebastugaskan dari layar kaca hingga akhir musim acaranya pada 3 Juli mendatang.

Dukungan dari Rekan Sejawat

Berbeda dengan kritik tersebut, dunia sepak bola justru memberikan dukungan masif bagi Doku. Penyerang Inggris, Ollie Watkins, membela keputusan rekan sejawatnya itu.

“Ini hanya terjadi sekali seumur hidup, menyambut anak pertama ke dunia, dan itu adalah sebuah berkah,” ujar Watkins.

Asosiasi Pesepakbola Profesional (PFA) juga menegaskan bahwa pemain harus didukung dalam menyeimbangkan tanggung jawab profesional dengan momen penting dalam hidup. Mereka menekankan pentingnya memperlakukan pemain sebagai manusia, bukan sekadar atlet.

“Sepak bola adalah hal paling penting dari hal-hal yang tidak penting. Jadi, sepak bola tidaklah penting di saat seperti ini (kelahiran anak).”

— Thomas Frank, Manajer Sepak Bola & Pundit.

Data dan Fakta: Pemain yang Memilih Keluarga vs Tugas Negara/Klub

Doku menambah daftar panjang pemain yang memilih hadir dalam momen sakral keluarga. Berikut adalah perbandingan beberapa kasus serupa di dunia sepak bola:









Pemain/Manajer Momen Keputusan
Jeremy Doku Piala Dunia 2026 Meninggalkan kamp Belgia untuk terbang ke London.
Fabian Delph Piala Dunia 2018 Meninggalkan kamp Inggris di Rusia untuk kembali ke Inggris.
David Silva Musim Liga 2018 Absen dalam dua laga Man City karena kelahiran prematur putranya.
Leo Ostigard Piala Dunia 2026 Tetap di kamp dan menyaksikan kelahiran via FaceTime.
Ruben Neves Januari 2021 Menonton kelahiran anak di bus tim via ponsel karena restriksi Covid-19.

Regulasi yang Masih Abu-abu

Hingga saat ini, FIFA telah mengatur cuti melahirkan bagi pesepak bola wanita (minimal 14 minggu). Namun, belum ada aturan spesifik mengenai paternity leave atau cuti ayah bagi pemain pria. Hal ini membuat para pemain harus melakukan negosiasi mandiri dengan klub atau federasi mereka.

Jeremy Doku dijadwalkan akan segera bergabung kembali dengan skuad Belgia di Seattle pada Selasa (23/6) malam waktu setempat untuk melanjutkan persiapan menghadapi pertandingan berikutnya melawan Selandia Baru. Dengan status barunya sebagai seorang ayah, Doku diharapkan kembali ke lapangan dengan motivasi yang jauh lebih besar. (bbc/Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *