Mengenal Jenis Minyak Zaitun paling Sehat dan Cara Tepat Mengolahnya
Ilustrasi.(Magnific)

MINYAK zaitun telah lama menjadi bahan pokok di dapur seluruh dunia. Saat melangkah ke supermarket, Anda akan menemukan puluhan botol dari berbagai negara dengan label seperti virgin, unrefined, hingga cold-pressed. Namun, apakah ada perbedaan nutrisi di antara varietas tersebut, dan jenis mana yang paling sehat?

Para ahli menyatakan bahwa cara pemrosesan minyak sangat memengaruhi kandungan nutrisinya. Minyak zaitun sendiri diekstraksi dari buah zaitun segar yang dihancurkan secara mekanis, kemudian disaring atau dimurnikan sebelum dikemas.

Mengapa Minyak Zaitun Baik untuk Kesehatan?

Dr. Nate Wood, Direktur Kedokteran Kuliner di Yale School of Medicine, menjelaskan bahwa lemak yang berbentuk cair pada suhu kamar sangat baik untuk kesehatan jantung dan otak. “Lemak tak jenuh dalam minyak zaitun membantu menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat) dibandingkan dengan lemak jenuh seperti mentega atau minyak kelapa,” ujarnya.

Minyak zaitun kaya asam lemak tak jenuh tunggal, seperti asam oleat, yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Selain itu, minyak ini mengandung antioksidan tinggi yang membantu melawan peradangan kronis.

Di antara semua jenis, Extra Virgin Olive Oil (EVOO) menempati kasta tertinggi dalam hal kualitas dan manfaat kesehatan. Berikut alasannya:

  • Proses Alami: EVOO dibuat dengan metode cold-pressing tanpa melibatkan panas atau bahan kimia, sehingga nutrisi dan rasanya tetap terjaga.
  • Kaya Polifenol: Proses minimal mempertahankan polifenol, senyawa tanaman yang berfungsi sebagai antioksidan kuat untuk melindungi sel tubuh dari radikal bebas.
  • Vitamin E: EVOO sarat dengan vitamin E yang mendukung fungsi imun, kesehatan kulit, dan melindungi otak.

Sebagai perbandingan, minyak zaitun biasa (refined) telah melalui proses pemurnian yang menghilangkan sebagian besar senyawa tanaman bermanfaat ini.

Fakta Nutrisi: Satu sendok makan EVOO mengandung sekitar 119 kalori dan 14 gram lemak (mayoritas lemak tak jenuh tunggal).

Panduan Memasak dengan Minyak Zaitun

Banyak mitos menyebutkan minyak zaitun tidak boleh dipanaskan. Faktanya, EVOO memiliki titik asap (smoke point) antara 190°C hingga 210°C (375-410°F), yang cukup aman untuk sebagian besar metode memasak rumahan.

Cara Terbaik Menggunakan EVOO:

  • Gunakan sebagai dressing salad atau siraman pada sayuran matang untuk mendapatkan rasa dan nutrisi maksimal.
  • Aman digunakan untuk menumis (sautéing) dan memanggang (roasting).
  • Hindari untuk menggoreng rendam (deep-frying): Suhu yang terlalu tinggi dapat mengoksidasi lemak dan menghilangkan manfaat kesehatannya. Untuk menggoreng suhu tinggi, minyak alpukat atau minyak kanola lebih disarankan.

Tips Penyimpanan dan Konsumsi

Agar kualitasnya tetap terjaga, simpanlah minyak zaitun di tempat yang sejuk dan gelap, jauh dari paparan panas kompor atau sinar matahari. Gunakan botol kaca berwarna gelap untuk mencegah oksidasi.

Meskipun sehat, moderasi tetap kunci utama. Satu sendok makan adalah takaran saji yang dianjurkan. Anda bisa menggunakan botol semprot (spray) untuk mengontrol asupan kalori tanpa kehilangan manfaat dari emas cair ini. (Today/I-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *