
KEBERSAMAAN Samuel Gideon Balinsa (Samuel Balinsa) dengan Arema FC resmi berakhir. Manajemen klub berjuluk Singo Edan tersebut memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak gelandang berusia 27 tahun itu untuk mengarungi kompetisi musim 2026/2027.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi pemain kelahiran 1999 tersebut selama tiga musim berseragam biru timur.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Samuel Gideon Balinsa atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras yang telah diberikan kepada Arema FC,” ujar Yusrinal dalam keterangan tertulisnya di Kota Malang, Selasa (16/6/2026).
Jejak Karier dan Kontribusi Balinsa
Samuel Balinsa didatangkan Arema FC pada musim 2023/2024 dari klub Liga 2, Persewar Waropen. Selama tiga tahun masa baktinya, ia tercatat telah tampil dalam 64 pertandingan di berbagai ajang kompetisi.
Pemain yang dikenal sebagai penyeimbang lini tengah ini memiliki peran krusial dalam menjaga transisi permainan Arema FC. Salah satu pencapaian tertingginya adalah membantu Singo Edan merengkuh gelar juara Piala Presiden untuk keempat kalinya pada tahun 2024 lalu.
“Semoga seluruh pengalaman yang diperoleh selama membela Arema FC menjadi bekal berharga untuk terus berkembang dan mencapai prestasi yang lebih tinggi di perjalanan karier selanjutnya,” tambah Yusrinal.
Selain Samuel Balinsa, manajemen juga mengonfirmasi pelepasan dua legiun asing asal Brasil, yakni Pablo Oliveira dan Luiz Gustavo.
Perombakan Besar Skuad Singo Edan
Keputusan melepas Balinsa menambah panjang daftar pemain yang meninggalkan Stadion Kanjuruhan menjelang musim baru. Sebelumnya, sejumlah pilar penting juga telah dipastikan hengkang, di antaranya:
- Lucas Frigeri (Kiper)
- Dalberto Luan (Penyerang)
- Dedik Setiawan
- Anwar Rifai
- Iksan Lestaluhu
- Valdeci Moreira
- Rifad Marasbessy
Langkah ini mengindikasikan adanya perombakan besar-besaran dalam komposisi skuad Arema FC di bawah arahan manajemen baru untuk memperbaiki performa tim di musim mendatang. (Ant/H-3)
