
MEMPERSIAPKAN masa depan finansial anak tidak harus menunggu sampai mereka dewasa atau mulai bekerja. Orangtua dapat mengambil langkah awal untuk membangun kekayaan dan mengajarkan literasi keuangan kepada anak-anak mereka sejak usia dini.
Namun, jenis akun keuangan apa yang paling tepat sesuai dengan usia mereka? Berikut adalah panduan memilih akun finansial terbaik untuk anak di setiap tahapan usia.
Usia Bayi dan Balita: Fokus pada Pertumbuhan Jangka Panjang
Pada fase ini, anak-anak belum memahami konsep uang. Oleh karena itu, fokus utama orang tua adalah memaksimalkan pertumbuhan dana dalam jangka panjang melalui akun investasi.
“Menabung sejak dini memberikan keuntungan berupa waktu,” kata Courtney Alev, pakar keuangan konsumen di Credit Karma. “Kekuatan bunga berbunga (compound interest) berarti uang yang Anda simpan saat mereka masih bayi memiliki waktu puluhan tahun untuk tumbuh sebelum mereka membutuhkannya.”
Dua pilihan terbaik untuk kelompok usia ini adalah Akun Pialang Kustodian (Custodial Brokerage Accounts) dan Rencana Tabungan Pendidikan (seperti akun 529 di AS). Akun kustodian memungkinkan orang tua berinvestasi atas nama anak, sementara rencana pendidikan menawarkan keuntungan pajak jika dana tersebut digunakan untuk biaya sekolah atau kuliah di masa depan.
Usia Sekolah Dasar: Memperkenalkan Konsep Menabung
Saat anak-anak mulai memasuki usia sekolah dasar, mereka sudah bisa diajak memahami dasar-dasar keuangan secara visual dan langsung. Ini adalah waktu yang tepat untuk membuka Akun Tabungan Anak tradisional.
Meskipun akun tabungan biasa memberikan imbal hasil yang relatif kecil dibandingkan investasi, akun ini berfungsi sebagai alat edukasi yang luar biasa. Membawa anak ke bank atau menunjukkan saldo tabungan mereka secara daring dapat membantu mereka memahami konsep menyimpan uang untuk tujuan jangka pendek.
Usia Remaja: Belajar Mengelola Pengeluaran Secara Mandiri
Memasuki usia remaja, anak-anak mulai membutuhkan kebebasan finansial yang lebih besar seiring dengan meningkatnya kebutuhan sosial mereka.
Membuka Akun Cek Kustodian atau memberikan Kartu Debit Remaja adalah langkah ideal. Melalui akun ini, remaja dapat belajar mengelola uang jajan secara mandiri, melacak pengeluaran mereka sendiri, dan memahami konsekuensi dari keputusan finansial mereka di bawah pengawasan orangtua. Bagi remaja yang sudah mulai memiliki penghasilan dari pekerjaan paruh waktu, orangtua juga bisa mulai memperkenalkan akun pensiun khusus remaja (Roth IRA untuk anak) demi investasi masa depan yang lebih kokoh. (Parents/Z-2)
