
INDUSTRI peternakan dan kesehatan hewan Indonesia memasuki babak baru dengan dibukanya pameran internasional Indo Livestock 2026 Expo & Forum hari ini, Selasa (16/6), di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang. Memasuki edisi ke-19, ajang bergengsi ini menjadi titik temu strategis bagi inovasi teknologi global dan pelestarian kekayaan genetik lokal.
Diselenggarakan oleh PT Napindo Media Ashatama (Napindo) dengan dukungan penuh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian, pameran ini bersinergi dengan sektor terkait seperti Indo Feed, Indo Dairy, Indo Agrotech, Indo Vet, dan Indo Fisheries. Sebanyak 600 peserta dari 30 negara turut berpartisipasi, membawa solusi terkini untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
| Kategori | Detail Informasi |
|---|---|
| Lokasi | NICE, PIK 2, Tangerang |
| Jumlah Peserta | 600 Eksibitor dari 30 Negara |
| Paviliun Negara | Tiongkok, Eropa, Indonesia, Malaysia, Korea Selatan, Taiwan, Vietnam |
| Program Unggulan | Indo Livestock Grand Championship (ILGC) 2026 |
Sejarah Baru: Kontes Domba Garut Indoor
Salah satu sorotan utama tahun ini adalah penyelenggaraan Indo Livestock Grand Championship (ILGC) 2026. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Seni Ketangkasan Domba Garut digelar dalam format indoor di dalam hall pameran internasional. Langkah ini dinilai sebagai upaya modernisasi budaya peternakan rakyat agar lebih profesional dan dikenal dunia.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan RI, Dr. drh. Agung Suganda, M.Si., saat membuka acara menegaskan bahwa Domba Garut adalah kebanggaan nasional dengan nilai ekonomi dan historis yang tinggi.
“Ini bukan sekadar perubahan lokasi, tetapi langkah besar untuk membawa peternakan rakyat tampil lebih modern dan profesional,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Managing Director PT Napindo Media Ashatama, Arya Seta Wiriadipoera, menyatakan bahwa kehadiran ILGC di tengah pameran internasional memberikan panggung bagi peternak lokal untuk menunjukkan potensi ternak unggul nasional kepada investor dan pelaku industri global.
Edukasi Gizi dan Inovasi Teknologi
Selain aspek bisnis dan kompetisi ternak, hari pertama juga diwarnai dengan misi sosial melalui Talkshow Sosialisasi SDTI (Susu, Daging, Telur, dan Ikan) bertema “Gizi Seimbang Generasi Gemilang”. Program ini bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya protein hewani demi menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045.
Pengunjung juga disuguhi berbagai agenda edukatif lainnya, seperti:
- Technical Product Presentation (TPP): Paparan teknologi dan solusi terkini dari pakar industri.
- Live Cooking Demo: Pengolahan produk perikanan untuk mempromosikan konsumsi protein.
- Seminar & Forum Bisnis: Ruang diskusi antara akademisi, asosiasi, dan investor.
Rangkaian acara masih akan berlanjut hingga 18 Juni 2026 dengan agenda menarik lainnya seperti Youth Farmer’s Day bertema “From Farm to Fame” dan kelanjutan Seni Ketangkasan Domba Garut. Pameran ini terbuka bagi profesional maupun masyarakat umum melalui proses registrasi di lokasi. (Z-1)
