
KETIKA pesawat berada dalam kondisi darurat dan kru kabin menginstruksikan evakuasi, setiap detik sangatlah berharga. Namun, sebuah tren buruk belakangan ini kian marak terjadi, penumpang justru menunda evakuasi demi menyelamatkan barang bawaan atau sibuk mendokumentasikan momen tersebut dengan ponsel mereka.
Merespons fenomena ini, Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional (IATA) meluncurkan kampanye keselamatan baru. Kampanye ini mengingatkan kembali para penumpang mengenai prosedur wajib saat evakuasi darurat, yaitu mematuhi instruksi kru, meninggalkan semua barang bawaan, dan segera bergerak menuju pintu keluar terdekat.
IATA menyoroti banyaknya bukti video di media sosial yang memperlihatkan para pelancong dengan sengaja berhenti untuk mengambil barang pribadi di bagasi kabin (overhead bin) atau merekam proses evakuasi. Otoritas penerbangan memperingatkan bahwa tindakan mengambil barang dari bagasi kabin membuang detik-detik yang sangat berharga dan membahayakan nyawa semua orang di dalam pesawat.
Selain membuang waktu, membawa tas dan koper berukuran besar saat semua orang berebut keluar dapat menyebabkan penumpang lain terjatuh. Lebih buruk lagi, sudut tajam dari koper berisiko merobek atau merusak perosotan darurat (escape slide) yang menjadi jalur penyelamatan utama.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, dan penumpang yang terinformasi serta penuh perhatian membantu memastikan evakuasi yang lebih cepat dan aman bagi semua orang di dalam pesawat,” ujar Bryan Bedford dari Federal Aviation Administration (FAA) dalam rilis berita IATA mengenai kampanye tersebut.
Selain isu evakuasi, dunia penerbangan internasional belakangan ini juga dihadapkan pada rentetan pelanggaran keamanan lain yang menjadi sorotan. Mulai dari kasus mantan pilot maskapai yang kedapatan memalsukan lisensi terbang selama belasan tahun, penumpang gelap yang menyelinap ke toilet pesawat menggunakan boarding pass palsu, hingga dua insiden terpisah di mana penumpang berulah dan mencoba menerobos masuk secara paksa ke dalam kokpit pesawat.
Melalui kampanye ini, otoritas penerbangan menekankan bahwa kesadaran dan kepatuhan penumpang terhadap regulasi keselamatan adalah kunci utama dalam mencegah terjadinya tragedi fatal di udara. (CNN/Z-2)
