
PEMBALAP McLaren, Lando Norris, percaya timnya hanya perlu “tetap menundukkan kepala” dan terus bekerja keras agar bisa kembali bersaing memperebutkan kemenangan. Hal ini disampaikan Norris setelah dirinya berhasil mengamankan podium di F1 Grand Prix Barcelona-Catalunya.
Sang Juara Dunia bertahan sukses meraih podium keduanya musim ini dalam balapan 66 lap yang berlangsung hari Minggu kemarin. Sepanjang balapan, Norris terus membayangi duo Mercedes, George Russell dan Kimi Antonelli.
Balapan tersebut akhirnya dimenangkan Lewis Hamilton yang meraih kemenangan pertamanya bersama Ferrari berkat strategi tiga kali pit stop (three-stop strategy). Strategi ini berbeda dengan taktik two-stop yang diterapkan Mercedes dan McLaren. Norris sendiri diuntungkan oleh mundurnya Antonelli menjelang akhir balapan, sehingga ia bisa mengamankan posisi ketiga.
“Ini adalah balapan yang sulit, saya sudah melakukan yang terbaik untuk mengimbangi orang-orang ini [Hamilton dan Russell] tetapi [mereka] terlalu cepat. Kami tetap bertahan di sana, kami memberi diri kami kesempatan jika terjadi sesuatu, dan kami jelas sedikit beruntung dengan keluarnya Antonelli,” ujar Norris segera setelah balapan.
“Namun selain itu saya sangat senang, sangat senang untuk tim, sangat senang bisa kembali naik podium, jadi hari yang baik bagi kami.”
Mengingat Ferrari dan Mercedes menjadi dua tim yang sejauh ini mendominasi kemenangan Grand Prix musim ini, Norris menilai mobil McLaren MCL40 masih membutuhkan peningkatan di “sedikit segala aspek” untuk memangkas jarak.
“Kami melakukan pekerjaan dengan baik sebagai sebuah tim, saya pikir kami membuat kemajuan yang baik tetapi orang-orang ini hanya melakukan pekerjaan yang lebih baik, jadi kami harus memberikan kredit kepada mereka dan mengakui hal itu kepada diri kami sendiri, bahwa kami harus terus bekerja keras, kami harus terus berupaya,” tambahnya.
“Tetapi seluruh tim sedang melakukannya jadi saya sangat senang dengan mereka, tetapi kami hanya harus tetap menundukkan kepala dan terus bekerja, dan kami akan segera tiba di sana.”
Di sisi lain, rekan setim Norris, Oscar Piastri, hanya mampu finis di posisi kelima (P5). Piastri juga terbantu oleh mundurnya Antonelli dan pembalap Ferrari lainnya, Charles Leclerc, di fase akhir balapan.
Pembalap asal Australia tersebut mengakui bahwa dirinya kesulitan menemukan performa terbaik sepanjang akhir pekan. Ia finis dengan selisih lebih dari 30 detik di belakang Norris, dan menilai balapan ini memberikan banyak pelajaran penting bagi McLaren.
“Balapan yang sulit, kami tidak memiliki kecepatan sama sekali. Usia ban tidak bagus. Banyak hal yang harus dicoba dan dipahami dari balapan ini dan mudah-mudahan kami bisa sedikit lebih kuat di Austria,” kata Piastri.
“Saya pikir kami hanya kekurangan sedikit di semua aspek. Kami tertinggal satu atau dua persepuluh detik dari Mercedes dan Ferrari, dan ketika Anda perlu mencoba menebus hal itu, Anda membayarnya dengan usia ban dan degradasi. Itu adalah perjuangan besar hari ini.” (Formula 1/Z-2)
