
JEMAAH haji pertama dari Kelompok Terbang (Kloter) 7 Debarkasi Palembang (PLM) resmi tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang pada Kamis (11/6) malam sekitar pukul 19.05 WIB. Kedatangan ini menandai dimulai fase pemulangan jemaah haji asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke tanah air.
Setibanya di bandara, para jemaah yang berasal dari Kota Pangkalpinang, Bangka Barat, Belitung, dan Belitung Timur disambut langsung oleh pihak Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Bangka Belitung di area VIP bandara.
Kepala Kemenhaj Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dewi Rosaria Indah, menjelaskan bahwa proses pemulangan jemaah Kloter 7 dilakukan secara bertahap. “Pemulangan dilakukan menggunakan tiga penerbangan yang mengangkut jemaah dari Embarkasi Palembang menuju Pangkalpinang,” ujar Dewi.
Secara umum, Dewi menyebutkan kondisi kesehatan jemaah dalam kloter pertama yang tiba ini dalam keadaan baik. Namun, terdapat satu orang asal Kota Pangkalpinang yang terpaksa harus menunda kepulangannya ke Bangka karena masalah kesehatan.
Informasi Kesehatan: Satu jemaah mengalami sesak napas dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Fatimah di Palembang. Jemaah tersebut didampingi oleh istrinya, sehingga total dua orang dari Kloter 7 masih tertahan di Palembang.
Bagi jemaah yang berasal dari Pulau Belitung (Kabupaten Belitung dan Belitung Timur), Dewi menjelaskan bahwa mereka tidak menginap di Pangkalpinang. “Untuk jemaah Belitung dan Belitung Timur, mereka langsung melanjutkan penerbangan menuju Tanjung Pandan setelah tiba di Pangkalpinang,” tambahnya.
Proses pemulangan jemaah haji asal Negeri Serumpun Sebalai ini dipastikan akan terus berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Berdasarkan jadwal, Kloter 9 yang merupakan kelompok terbang terakhir dijadwalkan tiba pada 14 Juni 2026.
Dewi menutup keterangannya dengan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini. Secara keseluruhan, pelaksanaan ibadah bagi jemaah asal Bangka Belitung dinilai berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti di tanah suci. (I-2)
