Di TIM Jakarta, Kampus Ini Buka Ruang Dialog Kreatif Lewat TOTEMFEST 4.0. SAPA
Ilustrasi(Dok UBM)

PROGRAM Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Desain interaktif (DI) Universitas Bunda Mulia (UBM) menggelar TOTEMFEST 4.0: SAPA, pameran seni dan desain tahunan di Galeri Cipta I, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta,belum lama ini. Mengusung tema SAPA, pameran ini hadir sebagai ruang pertemuan terbuka di mana seni dan desain menjadi medium komunikasi yang menghubungkan manusia dengan karya, gagasan, dan satu sama lain.

Indah Tjahjawulan, Dekan Fakultas Teknologi dan Desain UBM dalam keterangannya yang diterima hari ini menyebutkan selama lima hari penyelenggaraan even ini mencatat total lebih dari 1000 pengunjung  menampilkan 170 karya dan kolaborasi dari 25 perguruan tinggi nasional maupun internasional. “Menjadikan TOTEMFEST 4.0 sebagai titik temu kreativitas tanpa batas”, ujar Indah.

Indah menjelaskan karya-karya yang tampil dari berbagai medium, mulai dari desain grafis, ilustrasi, fotografi, poster, mix media, animasi, hingga screening film dan desain interaktif. Karya-karya tersebut merupakan kontribusi dari 235 kolaborator dari mahasiswa UBM  kampus Ancol dan Serpong, dosen, alumni, seniman tamu, serta kolaborator dari berbagai institusi nasional dan internasional.

Titik Temu

Pameran ini melibatkan partisipasi dari 18 perguruan tinggi nasional dan 7 perguruan tinggi internasional dari berbagai negara, menjadikan SAPA bukan sekadar pameran kampus, juga titik temu lintas budaya dan disiplin ilmu desain yang sesungguhnya.

Rangkaian acara TOTEMFEST 4.0 meliputi pembukaan resmi dengan penampilan spesial, sesi Artist Talk, Talkshow bertema Co-Creation Design, Alumni Sharing Session, Networking Session, Film Screening dan Film Breakdown di Kineforum Teater Asrul Sani, serta pengumuman pemenang kompetisi Poster Ilustrasi dan Short Video. 

Hari terakhir ditutup secara meriah di Teater Asrul Sani TIM. TOTEMFEST 4.0 “SAPA” membuktikan  mahasiswa DKV UBM  mampu berkarya  juga membangun ekosistem kreatif yang kolaboratif, inklusif, dan berdampak nyata bagi komunitas desain Indonesia.



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *