Batam Jadi Kota Pertama di Sumatra yang Hadirkan Teknologi Estetika XERF
Ilustrasi(Dok Istimewa )

PERKEMBANGAN industri estetika di Indonesia tidak lagi hanya terpusat di Jakarta. Meningkatnya minat masyarakat terhadap perawatan nonbedah dan teknologi kecantikan modern mendorong berbagai inovasi global mulai hadir di sejumlah kota di luar ibu kota, termasuk Batam.

Tren tersebut ditandai dengan peluncuran XERF by Cynosure Lutronic di Embba Beauty Clinic, Batam, Kamis (11/6). Kehadiran teknologi skin tightening generasi terbaru tersebut menjadikan Embba Beauty Clinic sebagai klinik pertama di Sumatra yang mengadopsi XERF.

Peluncuran ini sekaligus menandai ekspansi teknologi estetika global ke wilayah Sumatra, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kecantikan berbasis teknologi yang efektif dan minim waktu pemulihan.

Sebelum hadir di Indonesia, XERF telah diperkenalkan secara global dengan dukungan aktris Korea Selatan Park Shin Hye sebagai duta merek internasional. Di Indonesia, teknologi tersebut diperkenalkan bersama Mikha Tambayong untuk memperluas edukasi mengenai perawatan skin tightening nonbedah.

Vice President of idsMED Aesthetics Indonesia, Andy Rahardja, mengatakan pertumbuhan industri estetika di wilayah Sumatra menunjukkan potensi yang semakin besar, terutama pada segmen perawatan non-invasif.

“Pertumbuhan industri estetika di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatra dan Batam, menunjukkan potensi yang sangat besar, terutama pada segmen non-invasive treatments dan skin tightening. Kehadiran XERF by Cynosure Lutronic merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan inovasi teknologi estetika global yang relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia,” kata dia dikutip dari siaran pers yang diterima, Jumat (12/6).

Menurut Andy, Batam memiliki posisi strategis karena tidak hanya melayani pasar domestik, tetapi juga berpotensi menarik pasien dari negara tetangga, khususnya Singapura.

“Dengan posisi strategis Batam yang berdekatan dengan Singapura, kami juga melihat peluang besar untuk menarik pasien internasional yang mencari teknologi estetika terkini dengan standar layanan yang tinggi. Kami percaya kehadiran XERF akan semakin memperkuat daya saing Batam sebagai salah satu destinasi aesthetic treatment di kawasan regional,” terangnya.

XERF dikembangkan oleh perusahaan teknologi estetika asal Korea Selatan, Cynosure Lutronic. Teknologi ini telah memperoleh persetujuan dari otoritas kesehatan Amerika Serikat (FDA) dan dirancang sebagai solusi pengencangan kulit nonbedah yang mengedepankan kenyamanan pasien.

Teknologi tersebut menggunakan sistem multi-frequency monopolar radio frequency (RF) yang mengombinasikan frekuensi 6,78 MHz dan 2 MHz. Kombinasi tersebut memungkinkan energi dihantarkan secara lebih presisi ke area target untuk membantu meningkatkan kekencangan kulit.

Head of Aesthetics idsMED Indonesia, Marisa Theresia, menilai perubahan preferensi konsumen menjadi salah satu faktor utama yang mendorong adopsi teknologi estetika terbaru.

“Pasien masa kini semakin mencari solusi skin tightening yang efektif, nyaman, dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Kami mengapresiasi langkah Embba Beauty Clinic dalam menghadirkan teknologi terbaru ini bagi masyarakat Batam dan Sumatra,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Embba Beauty Clinic, Bina, mengatakan pihaknya melihat kebutuhan masyarakat terhadap perawatan estetika non-invasif terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

“Kami melihat kebutuhan masyarakat terhadap treatment non-invasif yang efektif, nyaman, dan minim downtime terus berkembang. Dengan posisi Batam yang strategis sebagai hub regional, kami tidak hanya melayani pasien dari Batam dan Sumatra, tetapi juga pasien dari Singapura yang mencari solusi estetika berbasis teknologi terkini,” tuturnya.

Menurut Bina, semakin luasnya akses terhadap teknologi estetika global memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat daerah untuk memperoleh layanan setara dengan yang tersedia di kota-kota besar.

Kehadiran XERF di Batam mencerminkan perubahan lanskap industri estetika nasional. Jika sebelumnya berbagai inovasi kecantikan terbaru lebih banyak tersedia di Jakarta, kini kota-kota lain mulai menjadi tujuan ekspansi pelaku industri seiring tumbuhnya permintaan masyarakat dan meningkatnya potensi pasar daerah. (E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *