
KABAR mengejutkan datang dari klub promosi Liga Primer Inggris, Ipswich Town. Sang juru taktik, Kieran McKenna, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan pelatih kepala. Keputusan ini diambil tepat setelah ia berhasil membawa klub berjuluk The Tractor Boys tersebut kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Berdasarkan keterangan resmi klub pada Kamis (11/6), pelatih asal Irlandia Utara tersebut mengaku mengambil keputusan yang sangat berat. McKenna mengungkapkan bahwa ikatan emosional yang telah terbangun selama masa kepemimpinannya membuat momen perpisahan ini terasa emosional.
“Dengan ikatan yang telah kita bangun di klub ini, tidak pernah ada waktu yang tepat untuk mengucapkan selamat tinggal,” ungkap McKenna dalam pernyataan resminya.
Alasan Keluarga dan Rehat Sejenak
McKenna menjelaskan bahwa keputusan untuk mundur telah ia pertimbangkan secara matang selama berminggu-minggu. Alasan utama di balik langkah mengejutkan ini adalah keinginan untuk beristirahat sejenak dari hiruk-pikuk dunia sepak bola profesional demi meluangkan waktu bersama keluarga.
“Saya melakukannya dengan penuh kebanggaan atas kemajuan luar biasa yang telah kita raih dan dengan harapan serta optimisme yang besar untuk masa depan klub,” jelas pelatih berusia 40 tahun tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa mengelola Ipswich Town merupakan kehormatan besar dalam karier profesional maupun kehidupan pribadinya. Keberhasilan membawa tim promosi dua kali berturut-turut hingga mencapai Liga Primer Inggris menjadi catatan emas yang tidak akan ia lupakan.
| Mulai Menjabat | Desember 2021 |
| Total Pertandingan | 222 Laga |
| Prestasi Utama | 3 Kali Promosi (2 ke Liga Primer Inggris) |
| Status Terakhir | Mundur (Juni 2026) |
Warisan di Portman Road
Sejak kedatangannya pada Desember 2021, McKenna telah mengubah wajah Ipswich Town menjadi kekuatan yang disegani. Dalam kurun waktu lima musim terakhir, ia memimpin tim melalui 222 pertandingan dengan catatan impresif, termasuk membawa klub melompati divisi hingga menembus persaingan elite Liga Inggris musim depan.
Kepergian McKenna meninggalkan lubang besar di kursi kepelatihan Ipswich Town saat mereka bersiap menghadapi tantangan berat di Liga Primer Inggris. Hingga berita ini diturunkan, manajemen klub belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai sosok pengganti yang akan menahkodai tim di stadion Portman Road musim depan.
McKenna menutup pernyataannya dengan optimisme bahwa fondasi yang telah ia bangun akan membawa Ipswich Town tetap bersaing di level tertinggi.
“Mengelola klub ini merupakan suatu kehormatan yang luar biasa. Kami telah menjalani perjalanan yang luar biasa,” pungkasnya. (Ant/Z-1)
