Presiden Prabowo Akui Sedih Harus Ganti Dadan dari BGN
Presiden Prabowo Subianto(ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)

PRESIDEN Prabowo Subianto mengaku sedih harus mencopot dan mengganti Kepala BGN, Dadan Hindayana. Sebab Kepala Negara mengaku begitu mempercayai sosok-sosok yang ia pilih untuk memegang kemudi lembaga yang mengurusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu. 

Hal itu ia sampaikan saat berpidato di acara Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6) seperti disaksikan dari YouTube Sekretariat Presiden. 

“Saya juga sebetulnya hari ini, saat ini, sebetulnya saya sedih. Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih. Karena saya terpaksa mengganti orang-orang yang saya sebenarnya saya sayangi, orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas untuk negara yang sangat berat,” kata Prabowo. 

Adapun Prabowo telah memberhentikan Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN, Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung dan Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya sebagai Wakil Kepala BGN pada Selasa (2/6). Ketiganya juga telah dijadikan tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam kasus dugaan korupsi program MBG.

“Saya tidak mau banyak komentar karena mereka-mereka ini menghadapi masalah penyelidikan hukum. Karena itu saya tidak boleh banyak komentar, nanti seolah saya mempengaruhi,” kata Kepala Negara. 

Prabowo juga mengaku, mengganti ketiganya dari kursi pimpinan BGN bukan sesuatu yang mudah. Namun Kepala Negara berkukuh bahwa dirinya harus tetap berada di sisi rakyat. 

“Jadi memang sudah berapa saat saya mendapat laporan ada kekurangan-kekurangan, ada kejanggalan-kejanggalan, ada indikasi-indikasi penyelewengan-penyelewengan dari pimpinan,” terang Prabowo. 

“Waktu saya mendapat laporan-laporan itu, saya panggil Kepala BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan Pemerintah) dan juga Kepala PPATK, dan saya panggil berapa pejabat lain,” tambahnya. (Mir)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *