
PARA ahli paleontologi berhasil mengidentifikasi temuan langka berupa fosil tulang belakang ekor dinosaurus yang diperkirakan berusia 75 hingga 80 juta tahun. Fosil ini ditemukan di batuan laut sebuah pulau kecil di lepas pantai British Columbia, Kanada, dan memberikan wawasan baru mengenai persebaran dinosaurus di wilayah Pasifik utara.
Penemuan ini menjadi bukti paling kuat sejauh ini bahwa kelompok ornithomimosaurs—dinosaurus yang memiliki kemiripan fisik mencolok dengan burung unta modern—pernah mendiami garis pantai Pasifik kuno di Amerika Utara selama periode Kapur.
Karakteristik Sang Pelari Cepat
Ornithomimosaurs merupakan kelompok dinosaurus teropoda yang dikenal karena kemampuan berlarinya yang sangat cepat. Berdasarkan data penelitian, kelompok ini memiliki ciri fisik yang khas, antara lain:
- Kaki dan leher yang panjang.
- Tubuh ramping dengan kepala relatif kecil.
- Paruh tanpa gigi yang menyerupai burung.
- Kecepatan lari diperkirakan mencapai 50 hingga 60 km/jam.
Beberapa spesies populer dari kelompok ini, seperti Gallimimus dan Ornithomimus, diketahui dapat tumbuh hingga panjang lebih dari 4 meter.
Berdasarkan penelitian Dr. David Evans dari University of Toronto dan Royal Ontario Museum, fosil tersebut diidentifikasi sebagai tulang ekor ke-10 dari ornithomimosaur berkaki dua. Tim peneliti menggunakan teknologi pemindaian CT untuk menciptakan model 3D guna memverifikasi spesies tersebut.
Misteri di Dasar Laut
Spesimen ini sebenarnya telah dikumpulkan sejak Agustus 1999 dari sedimen laut Formasi Cedar District di Pulau Denman. Keberadaan fosil dinosaurus darat di lapisan batuan laut kuno memicu diskusi ilmiah mengenai bagaimana tulang tersebut bisa berpindah lokasi.
Para peneliti menduga bangkai dinosaurus tersebut hanyut ke laut dari tepi barat Amerika Utara kuno. Beberapa skenario yang muncul meliputi pelepasan sendi dari bangkai yang mengapung, transportasi melalui arus laut atau gelombang, hingga peran pemakan bangkai (scavenger) yang membawa sisa tubuh tersebut ke perairan.
| Detail Penemuan | Keterangan |
|---|---|
| Usia Fosil | 75 – 80 Juta Tahun |
| Lokasi | Pulau Denman, British Columbia, Kanada |
| Formasi Geologi | Formasi Cedar District (Kelompok Nanaimo) |
| Metode Analisis | Pemindaian CT & Pemodelan 3D |
Penemuan yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah FACETS ini membuka babak baru dalam memahami keanekaragaman hayati di pesisir Pasifik purba. Para ahli kini mulai meneliti apakah faktor geografis, seperti pegunungan purba, memengaruhi evolusi dinosaurus di wilayah barat secara terpisah dari wilayah Amerika Utara lainnya. (Independen/Sci.News)
