Kasus Ebola di Kongo Tembus 300
Ilustrasi(Dok Magnific)

WABAH Ebola di Republik Demokratik Kongo terus menunjukkan tren peningkatan. Kementerian Kesehatan setempat melaporkan jumlah kasus terkonfirmasi telah melampaui 300 orang per data Senin (1/6) lalu.

Adapun angka kematian akibat virus tersebut mencapai 48 jiwa. Penyebaran wabah kini menjangkau 23 zona kesehatan di tiga provinsi, yakni Ituri, Kivu Utara, dan Kivu Selatan. Provinsi Ituri menjadi wilayah yang paling terdampak dengan lebih dari 260 kasus terkonfirmasi. Otoritas kesehatan mengakui upaya penanganan wabah menghadapi tantangan serius.

Penolakan dari sebagian masyarakat, terutama di ibu kota provinsi Bunia dan kota Nizi di wilayah timur laut, ditambah maraknya rumor serta disinformasi, dinilai menghambat kerja petugas di lapangan. Meski demikian, perkembangan positif juga mulai terlihat. Empat pasien yang menjalani perawatan di Evangelical Medical Center, Bunia, dinyatakan sembuh dan telah diperbolehkan pulang.

Di tengah upaya pengendalian wabah, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengakhiri kunjungannya ke Kongo pada Senin setelah bertemu dengan Presiden Felix Tshisekedi. Pertemuan tersebut membahas langkah penanganan wabah Ebola varian Bundibugyo yang saat ini merebak di negara tersebut. Pemerintah bersama mitra internasional juga memperkuat kapasitas layanan kesehatan dengan membuka pusat perawatan baru berkapasitas 60 tempat tidur di Bunia.

Selain itu, uji coba vaksin terus dilakukan untuk menekan laju penyebaran penyakit. Juru bicara pemerintah Patrick Muyaya mengatakan Bandara Bunia yang sebelumnya hanya melayani penerbangan kemanusiaan kini kembali dibuka. Keputusan itu diambil setelah pemasangan perangkat pemantauan kesehatan di area keberangkatan dan kedatangan. 

 Wabah Ebola terbaru di Kongo secara resmi diumumkan pada 15 Mei. Sejak saat itu, pemerintah bersama organisasi kesehatan internasional terus berpacu mengendalikan penyebaran virus di wilayah yang selama bertahun-tahun juga dilanda persoalan keamanan dan konflik bersenjata. (E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *