
PEMAKAMAN mantan Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu akan berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026). Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan menyiapkan upacara penghormatan terakhir secara militer di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta.
Ryamizard meninggal dunia pada Minggu pukul 14.03 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai salah satu tokoh militer senior yang pernah menjabat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) periode 2002–2005 dan Menteri Pertahanan pada era pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Rico Ricardo Sirait, mengatakan jenazah Ryamizard dijadwalkan tiba di Kantor Kementerian Pertahanan pada Senin pukul 07.30 WIB untuk disemayamkan di depan Aula Bhinneka Tunggal Ika (BTI) Kemhan.
“Upacara persemayaman akan dipimpin Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia selaku Inspektur Upacara,” kata Rico dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, Kementerian Pertahanan selanjutnya akan menggelar upacara pelepasan jenazah pada pukul 11.00 WIB sebelum diberangkatkan menuju Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata untuk dimakamkan secara militer.
“Berbagai pemikiran, kebijakan, dan pengabdiannya akan selalu menjadi bagian dari perjalanan Kementerian Pertahanan dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Rico.
Menurut Rico, Ryamizard bukan hanya mantan Menteri Pertahanan, tetapi juga sosok yang meninggalkan jejak kepemimpinan, semangat pengabdian, dan komitmen kuat dalam membangun sistem pertahanan negara.
Sepanjang karier militernya, Ryamizard dikenal sebagai purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang memiliki kontribusi penting dalam menjaga kedaulatan negara dan memperkuat pertahanan nasional. (Dev/P-3)
