Hewan Kurban di Cianjur Terdata 8.257 Ekor, DPKHP Pastikan Kondisi Kesehatan dan Penyembelihan
BERKURBAN: Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cianjur menyembelih enam ekor domba pada Iduladha 1447 Hijriah, Kamis (28/5).(MI/BENNY BASTIANDY)

JUMLAH hewan kurban yang beredar di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sebanyak 8.257 ekor. Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan (DPKHP) setempat memastikan kondisi kesehatan seluruh hewan kurban dalam keadaan sehat.

Jabatan Fungsional Medik Veteriner DPKHP Kabupaten Cianjur, Kharisudin, mengatakan berdasarkan hasil pendataan dan laporan di lapangan, jumlah hewan kurban tahun ini sebanyak 8.257 ekor. Rinciannya, sapi sebanyak 3.520 ekor, domba 3.940 ekor, kambing 777 ekor, dan kerbau 20 ekor.

“Biasanya pada H-1 menjelang pemotongan sudah tidak ada lagi hewan kurban yang beredar. Data ini sudah fiks terakhir,” kata Kharisudin, Kamis (28/5).

Kharisudin menegaskan, seluruh hewan kurban yang beredar sudah menjalani pemeriksaan. Secara umum, kondisi kesehatan semua hewan kurban dalam kondisi sehat.

Sampai saat ini tak ditemukan adanya hewan kurban terjangkit penyakit. Terutama Antraks, penyakit mulut dan kuku (PMK), maupun lumpy skin disease (LSD) atau dikenal lato-lato.

Setiap hewan kurban yang sudah menjalani pemeriksaan kemudian dilabeli. Langkah itu untuk memberikan jaminan kepada masyarakat, hewan kurban layak disembelih dan dikonsumsi.

“Secara umum kondisi baik. Paling yang kurang sehat itu karena kelelahan di  perjalanan,” ungkapnya.

Post mortem

Saat ini DPKHP tengah fokus memeriksa daging hewan kurban. Sejauh ini tim tak menemukan kondisi daging yang tak layak konsumsi.

“Sekarang fokus pada post mortem atau pemeriksaan setelah disembelih,” pungkas Kharisudin.  (H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *