Crystal Palace Juara Liga Konferensi UEFA, Mateta dan Mitchell Cetak Sejarah!
Jean-Philippe Mateta menjadi pahlawan kemenangaan Crystal Palace atas Rayo Vallecano di final Liga Konferensi UEFA. (Crystal Palace)

PENYERANG Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta, tampak dilingkupi euforia yang luar biasa setelah gol nalurinya sebagai seorang poacher berhasil membawa klubnya menjuarai UEFA Conference League 2026.

Pertandingan final yang berlangsung sengit melawan Rayo Vallecano di Leipzig ini berhasil dikuasai oleh Palace sesaat setelah turun minum. Setelah Adam Wharton sempat memaksa kiper lawan melakukan penyelamatan, momen krusial tercipta ketika Mateta menyambar bola untuk mencetak gol penentu kemenangan 1-0.

Gol tersebut, ditambah dengan penampilan tangguh dan pantang menyerah dari seluruh tim, membawa Palace menjadi klub pertama yang memenangkan turnamen ini pada musim debut Eropa mereka sejak tahun 1979. Kemenangan ini sekaligus menandai trofi mayor ketiga bagi The Eagles dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

“Saya merasa luar biasaaaaaaa! Sekarang saya hanya ingin merayakannya, saya hanya ingin berpesta!” ujar Mateta kepada TNT Sports sesaat setelah peluit panjang berbunyi.

“Ini luar biasa. Kami memberikan segalanya. Saya sudah memberi tahu Anda tentang intensitas yang akan mereka [Rayo] berikan. Saya lelah saat ini. Saya memberikan segalanya. Jørgen [Strand Larsen] masuk dan dia melakukan segalanya, dan itulah mengapa kami menang hari ini. Seperti yang saya katakan, saya selalu bersama mereka [para penggemar]. Mereka sangat mendukung saya sebagai pemain, dan sebagai sebuah tim. Mereka selalu berada di belakang kami, dan kami melakukan ini untuk mereka juga!” lanjut penyerang asal Prancis tersebut.

Kebahagiaan senada juga diungkapkan oleh bek sayap kiri, Tyrick Mitchell. Tampil dengan performa energetik sepanjang laga, Mitchell mengaku sangat bangga atas kontribusi setiap pemain dalam perjalanan bersejarah ini.

“Ini adalah sesuatu yang Anda impikan, tetapi Anda tidak pernah mengira ini akan menjadi kenyataan,” kata Mitchell dalam wawancaranya di lapangan dengan TNT Sports.

“I’m just proud of everyone past and present who has helped us on this journey. Kami bermain dalam 60 pertandingan musim ini dan bagi banyak dari kami, tubuh kami tidak terbiasa dengan hal tersebut. Kami kalah dalam beberapa pertandingan di kompetisi ini, tetapi jika itu berarti kami bisa sampai di sini dan memenangkannya… kami akan melakukannya lagi dari awal. Ini luar biasa, perasaan yang sama dengan yang kami rasakan saat memenangkan Piala FA, kegembiraan murni, emosi murni. Kami hanya bahagia bisa melewati garis finis,” pungkas Mitchell. (Crystal Palace/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *