
IDULADHA adalah sholat sunnah dua rakaat yang dilakukan umat Islam pada pagi hari tanggal 10 Dzulhijjah untuk merayakan Hari Raya Iduladha.
Sholat ini dilaksanakan secara berjamaah di masjid atau lapangan, diawali dengan takbir, dan biasanya diikuti dengan khutbah setelah sholat.
1. Niat Sholat Iduladha
Bacaan Arab
أُصَلِّي سُنَّةَ عِيدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Bacaan Latin
Ushalli sunnata ‘îdil adh-ha rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ
Artinya
“Aku niat sholat sunnah Iduladha dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
2. Rakaat Pertama
- Takbiratul ihram.
- Membaca doa iftitah.
- Takbir 7 kali.
- Di sela takbir dianjurkan membaca Subhanallah, walhamdulillah, walaa ilaaha illallah, wallahu akbar.
- Membaca Al-Fatihah.
- Membaca surat pendek.
- Rukuk, sujud seperti sholat biasa.
3. Rakaat Kedua
- Berdiri kembali.
- Takbir 5 kali.
- Di sela takbir dianjurkan dzikir seperti sebelumnya.
- Membaca Al-Fatihah.
- Membaca surat pendek.
- Rukuk dan sujud.
- Tasyahud akhir dan salam.
4. Khutbah Iduladha
Setelah sholat, Imam menyampaikan 2 khutbah. Membahas keimanan, kurban, dan ketakwaan.
Sebelum Sholat
- Mandi sunnah Id.
- Memakai pakaian terbaik.
- Memakai wewangian.
- Berangkat lebih awal.
- Membaca takbir sejak malam Id.
Saat di perjalanan
- Disunnahkan berbeda jalan pergi dan pulang.
- Memperbanyak takbir.
Setelah Sholat
- Bersilaturahmi.
- Saling mengucapkan selamat Iduladha.
- Melaksanakan ibadah kurban.
Sholat Iduladha adalah sholat sunnah dua rakaat yang dilakukan berjamaah dengan tata cara khusus, dilanjutkan khutbah, serta dianjurkan disertai adab-adab yang mencerminkan ketakwaan dan kebersamaan umat Islam. (Z-4)
Sumber: zalora, megasyariah
