Singapura Terbuka: Alwi Farhan Tumbangkan Popov, Tantang Shi Yu Qi di 16 Besar
Tunggal putra Alwi Farhan(Doc PBSI)

PEBULU tangkis muda Indonesia Alwi Farhan membuka langkah meyakinkan di Singapore Open 2026 usai menyingkirkan wakil Prancis, Toma Junior Popov, pada babak 32 besar, Selasa (26/5).

Bermain di Singapura, Alwi menang dua gim langsung dengan skor 21-19, 21-14. Kemenangan itu sekaligus menjadi respons positif setelah dirinya mengaku cukup terpukul dengan hasil yang diraih tim Indonesia di ajang Piala Thomas sebelumnya.

“Pertama-tama mengucap syukur alhamdulillah saya bisa mengeluarkan apa yang sudah saya latih beberapa minggu ini. Hasil Piala Thomas kemarin cukup terpukul pastinya tapi saya dan semua coba memperbaiki, semoga untuk ke depannya kami bisa semakin bagus dari hasil evaluasinya,” ujar Alwi.

Duel sengit melawan Popov sempat memainkan perang psikologis sepanjang pertandingan. Namun, Alwi memilih tetap fokus menjaga ritme permainannya sendiri.

“Hari ini, Toma bermain dengan cukup psywar tapi saya mencoba untuk tidak terpengaruh dengan hal itu, saya mau fokus saja dengan diri saya sendiri. Tidak terlalu masalah, it is what it is, just part of the game saja,” lanjutnya.

Kemenangan tersebut membawa Alwi menantang unggulan asal Tiongkok, Shi Yu Qi, di babak 16 besar. Pertemuan itu menjadi momen yang cukup spesial bagi Alwi karena selama ini mengidolakan pemain nomor satu dunia tersebut.

“Di babak 16 besar bertemu Shi Yu Qi setelah beberapa kali gagal karena saya kalah duluan tapi hari ini saat dia main duluan lalu menang, jadi motivasi saya untuk bisa menang juga. Shi Yu Qi adalah someone I look up to jadi pertemuan lusa akan penting bagi saya. Semoga saya bisa melaju lebih jauh di minggu yang berkah ini, minggu Idul Adha,” kata Alwi.

Sementara itu, langkah tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani harus terhenti di tangan wakil India Pusarla V Sindhu. Putri kalah dua gim langsung 17-21, 18-21. Putri mengakui kesulitan menghadapi pola serangan Sindhu, terutama setelah interval gim pertama. Dia juga menilai performa Sindhu sedang meningkat dalam beberapa turnamen terakhir.

“Sekarang dia kekuatan kakinya semakin kuat dan serangannya seperti masuk dengan pola yang dia akan pakai. Untuk saya harus lebih konsisten lagi di dalam lapangan dari cara main dan terutama fokusnya. Semoga di sisa hari sampai jelang Indonesia Open minggu depan, saya bisa tingkatkan semuanya,” katanya.

Dari sektor ganda campuran, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja juga belum berhasil melaju setelah dikalahkan unggulan keempat asal Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue, 18-21, 19-21. Meski kalah, Gloria tetap mensyukuri penampilan mereka yang baru kembali tampil bersama setelah absen panjang.

Rehan mengaku masih berusaha mengembalikan kondisi terbaiknya, terutama dalam menjaga kebugaran lutut dan otot usai cedera.

“Alhamdulillah hari ini berjalan lancar bagi saya, apa yang sudah disiapkan di latihan bisa dikeluarkan. Belum menang tapi ini proses yang harus dijalani, saya ingin cepat kembali ke performa terbaik tapi saya juga harus bisa jaga kondisi lututnya, ototnya karena saya di sini tidak untuk 1, 2 atau 3 turnamen saja,” kata Rehan.

Di nomor ganda putri, pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi juga harus mengakui keunggulan unggulan pertama asal Tiongkok, Liu Sheng Shu/Tan Ning, lewat skor 15-21, 15-21. Mereka akan segera melakukan evaluasi untuk menghadapi Indonesia Terbuka 2026 pekan depan.

“Setelah ini fokus kami ke Indonesia Terbuka minggu depan, pastinya persiapannya dimatangkan lagi terutama dari teknik permainan,” kata Amallia. (Dhk)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *