
MENJELANG perayaan Hari Raya Idul Adha, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan ibadah sunah di awal bulan Dzulhijjah, di antaranya adalah Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah. Banyak masyarakat yang bertanya mengenai durasi pelaksanaan kedua puasa ini.
Durasi Pelaksanaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
Secara keseluruhan, rangkaian puasa sunah yang paling utama sebelum Idul Adha ini berlangsung selama 2 hari berturut-turut, yaitu pada tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah. Berikut adalah rinciannya:
- Puasa Tarwiyah: Dilaksanakan selama 1 hari, tepat pada tanggal 8 Dzulhijjah.
- Puasa Arafah: Dilaksanakan selama 1 hari, tepat pada tanggal 9 Dzulhijjah (sehari sebelum Idul Adha).
Meskipun hanya dua hari tersebut yang paling populer, umat Islam sebenarnya disunahkan untuk berpuasa selama 9 hari pertama di bulan Dzulhijjah (tanggal 1 sampai 9 Dzulhijjah) sebagai bagian dari amalan sepuluh hari pertama yang dicintai Allah SWT.
Catatan Penting: Puasa ini dilarang dilakukan pada tanggal 10 Dzulhijjah (Hari Raya Idul Adha) dan hari-hari Tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah) karena hukumnya haram untuk berpuasa pada waktu tersebut.
Jadwal Berdasarkan Kalender Hijriah
Untuk menentukan kapan kedua puasa ini dilaksanakan dalam kalender Masehi, umat Islam perlu merujuk pada hasil sidang isbat penetapan awal Dzulhijjah oleh pemerintah atau otoritas keagamaan setempat. Secara urutan hijriah, jadwalnya adalah sebagai berikut:
| Nama Puasa | Tanggal Hijriah | Keterangan |
|---|---|---|
| Puasa Tarwiyah | 8 Dzulhijjah | Dua hari sebelum Idul Adha |
| Puasa Arafah | 9 Dzulhijjah | Satu hari sebelum Idul Adha |
Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
Melaksanakan puasa di dua hari ini memiliki keutamaan yang sangat besar bagi mereka yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji:
- Menghapus Dosa: Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) diyakini dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
- Pahala Melimpah: Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah) merupakan bentuk pembersihan diri dan persiapan sebelum memasuki hari puncak Arafah.
- Amalan di Hari Istimewa: Tidak ada hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah selain pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.
Niat Puasa
Bagi Anda yang ingin mengamalkannya, berikut adalah lafal niatnya:
Niat Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah):
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala.
(Artinya: Saya niat puasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta’ala.)
Niat Puasa Arafah (9 Dzulhijjah):
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala.
(Artinya: Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta’ala.)
Kesimpulan
Puasa Tarwiyah dan Arafah dilaksanakan selama 2 hari, yakni pada tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah. Ibadah ini sangat dianjurkan bagi umat Muslim yang tidak sedang wukuf di Arafah sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meraih ampunan dosa.
(H-4)
