
RUANG kolaboratif yang mempertemukan budaya lintas negara kian penting dalam mempererat hubungan antarmasyarakat di tengah dinamika global. Penguatan kedekatan antara India dan negara-negara Asia Tenggara terus dibangun melalui jalur budaya, kuliner, seni, hingga interaksi people-to-people.
Semangat itu tergambar dalam gelaran ASEAN-India Bazaar 2026 yang berlangsung di The Westin Jakarta, Sabtu (23/5).
Ajang yang digelar Misi India untuk ASEAN dan Indoindians tersebut menghadirkan ratusan partisipan memamerkan beragam produk ekonomi kreatif, jasa, serta seni dan budaya. Pengunjung juga disuguhi aneka kuliner khas India dan negara-negara ASEAN.
Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty menilai bazar tersebut mencerminkan semakin eratnya hubungan India dengan Asia Tenggara.
Menurut dia, dinamika geopolitik dan ekonomi global saat ini membuat hubungan India dan negara-negara ASEAN semakin relevan. Kerja sama kedua kawasan dinilai memiliki potensi besar karena ditopang kedekatan geografis.
Dia menambahkan hubungan India-ASEAN tidak hanya dibangun melalui kerja sama ekonomi dan perdagangan tetapi juga melalui penguatan hubungan antarmasyarakat atau people-to-people connection.
“Ketika dunia menghadapi gejolak geopolitik dan geoekonomi, kerja sama India dan negara-negara Asia Tenggara di bawah ASEAN menjadi semakin relevan,” kata dia.
Pembukaan bazar turut dihadiri Duta Besar India untuk ASEAN Srinivas Gotru, Duta Besar dan Perwakilan Tetap Filipina untuk ASEAN Evangeline Ong Jimenez-Ducrocq.
Kemudian juga Dirjen Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI Ina Hagniningtyas Krisnamurthi serta Wakil Sekretaris Jenderal Komunitas Ekonomi ASEAN Satvinder Singh.
Pendiri Indoindians Poonam Sagar mengatakan ASEAN-India Bazaar merepresentasikan hubungan panjang India dan Asia Tenggara yang telah terjalin sejak lama.
Hubungan budaya dan interaksi sosial antara India dan negara-negara ASEAN diharapkan terus berkembang di tengah perubahan dinamika global.
“Ini perayaan hubungan panjang antara India dan Asia Tenggara yang dibangun melalui perdagangan, budaya, makanan, seni, ide, dan masyarakatnya,” ujar Poonam. (Dhk)
