
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa negatif pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin 18 Mei 2026. Indeks terpantau langsung terjun bebas ke zona merah sesaat setelah bel pembukaan berbunyi.
Berdasarkan data perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG hari ini dibuka anjlok sebesar 94,34 poin atau melemah 1,40% ke posisi 6.628,97. Namun, tekanan jual yang masif membuat indeks tidak mampu bertahan dan justru ambruk semakin dalam hingga menyentuh koreksi 2,59% hanya beberapa saat setelah perdagangan dimulai.
Waspada: Penurunan tajam hingga lebih dari 2% di awal sesi menunjukkan adanya sentimen negatif yang kuat di pasar. Investor disarankan untuk mencermati pergerakan saham-saham blue chip yang menjadi penggerak indeks.
Statistik Perdagangan Sesi I
Kondisi pasar saat ini didominasi oleh aksi jual, dengan rincian pergerakan saham sebagai berikut:
| Indikator Pasar | Nilai/Jumlah |
|---|---|
| Posisi Pembukaan | 6.628,97 |
| Perubahan Poin | -94,34 Poin |
| Persentase Penurunan | 1,40% (Melemah ke 2,59%) |
| Saham Terkoreksi | 208 Saham |
| Saham Menguat | 134 Saham |
| Saham Stagnan | 349 Saham |
Aktivitas Transaksi
Meskipun indeks mengalami tekanan hebat, aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau cukup aktif. Nilai transaksi tercatat telah mencapai Mata Uang Rupiah 681,16 miliar dengan volume perdagangan mencapai 860,11 juta saham.
Hingga berita ini diturunkan, frekuensi perdagangan telah tercatat sebanyak 82.225 kali transaksi. Para pelaku pasar kini tengah menanti sentimen domestik maupun global yang mampu menahan laju koreksi IHSG agar tidak terperosok lebih dalam ke level psikologis di bawah 6.600. (E-3)
