
PERKEMBANGAN kesenian di Tanah Air mendapat perhatian manajemen MR DIY. Perusahaan jaringan ritel multinasional itu menggelar kompetisi tahunan MR DIY Art Competition 2026.
Di Kota Bandung, MR.D.I.Y. Indonesia bekerja sama dengan IndoArtNow menghadirkan workshop offline. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang mentoring dan diskusi bagi talenta seni lokal untuk bertukar ide kreatif sekaligus mendapatkan pemahaman lebih mendalam mengenai kompetisi.
Melalui kegiatan ini, MR.D.I.Y. berharap dapat merangkul lebih banyak seniman muda untuk berani mengikutsertakan karya mereka.
Bandung dipilih sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan mengingat posisinya sebagai pusat industri kreatif dengan ekosistem dan komunitas seni yang kuat.
Selain Bandung, rangkaian workshop ini juga diselenggarakan di Jakarta, Kudus, dan Yogyakarta hingga 18 Mei 2026.
Mengusung “Strength dan Resilience”, MR.D.I.Y. Art Competition 2026 mengajak peserta mengekspresikan semangat adaptasi dan ketahanan melalui kekayaan budaya serta keberagaman lokal. Kompetisi ini terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia dalam kategori profesional, umum, serta pelajar dan mahasiswa. Total hadiah yang disediakan mencapai Rp370.000.000.
Pendaftaran berlangsung dari 1 April hingga 30 Juni 2026. Kompetisi ini akan diadakan dalam dua fase yaitu tingkat nasional dan regional di mana pemenang dari masing-masing kategori akan melaju ke tingkat regional.
Tahun ini semakin istimewa karena Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah yang akan mempertemukan karya pemenang dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
Kontribusi untuk masyarakat
Ria Sutrisno, Head of Marketing MR.D.I.Y. Indonesia mengatakan, keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis semata, tetapi juga dari kontribusinya dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat.
“Melalui MR.D.I.Y. Art Competition yang kembali diselenggarakan, kami ingin semakin menghadirkan ruang bagi potensi anak bangsa untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus membuka kesempatan bagi seniman dan calon seniman tanah air untuk dikenal lebih luas di kancah internasional,” ujarnya.
Sebagai bagian dari rangkaian promosi Art Competition, workshop di Bandung diselenggarakan di dua institusi seni terkemuka, yakni Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Fakultas Pendidikan Seni dan Desain Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Sesi ini menghadirkan Yoga Pratama, Creative Director Jakarta Illustration & Creative Arts Fair (JICAF), yang membagikan insight dan proses kreatifnya dalam tema “Talent is not Career”.
Peserta mendapatkan perspektif praktis tentang bagaimana mengembangkan karya yang kompetitif sekaligus membangun karier kreatif yang berkelanjutan.
“Saya sangat mengapresiasi kehadiran MR.D.I.Y. Art Competition 2026 sebagai ruang yang penting bagi talenta muda untuk berani melangkah dan mengekspresikan karya mereka. Kompetisi ini tidak hanya mendorong peserta untuk menunjukkan karya terbaiknya, tetapi juga memberi keyakinan bahwa karya mereka layak diapresiasi di panggung yang lebih besar,” ujar Yoga.
Lima perlengkapan seni
Selain menyediakan ruang bagi talenta seni lokal untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus membuka kesempatan bagi seniman dan calon seniman Tanah Air untuk dikenal lebih luas lewat MR.D.I.Y. Art Competition.
MR.D.I.Y. juga memiliki beragam produk terjangkau yang bisa menunjang kreatifitas seperti: alat menggambar dan membuat ilustrasi, cat air, cat poster, cat akrilik dan cat minyak, dan kanvas berbagai ukuran
“Indonesia memiliki begitu banyak talenta kreatif yang luar biasa dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, pemula, pegiat seni, hingga masyarakat umum, yang penuh semangat dalam mengekspresikan diri melalui karya seni,” ungkap Ria.
Melalui Art Competition 2026, lanjutnya, MR.D.I.Y. ingin menjadi jembatan bagi mereka untuk tampil, dikenal, dan berkembang. Pihaknya percaya kreativitas adalah keterampilan yang dapat terus diasah, dan setiap karya layak untuk dilihat serta diapresiasi.
“Karena itu, kami ingin menghadirkan ruang yang lebih inklusif dan mudah diakses agar semakin banyak masyarakat dapat mengeksplorasi kreativitasnya tanpa batas,” tandasnya.
Sebagai ajang yang terbuka bagi seluruh talenta kreatif di Indonesia, MR.D.I.Y. Art Competition 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Juni 2026. Masyarakat dapat mendaftarkan diri dan mendapatkan informasi lebih lanjut dengan mengunjungi mrdiy.id/artcompetition.
Kinerja positif
Pada kesempatan yang sama, Edwin Cheah, Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia mengungkapkan PT Daya Intiguna Yasa Tbk atau MR.D.I.Y. Indonesia berhasil meraih kinerja solid selama kuartal pertama 2026. Pendapatan perusahaan mencapai Rp2,4 triliun atau tumbuh 31,0% secara tahunan (year-on-year/YoY)/
“Laba bersih meningkat 35,5% YoY menjadi Rp306,5 miliar. Perseroan juga membuka 56 toko baru selama periode yang sama, sehingga total jumlah toko MR.D.I.Y. Indonesia mencapai 1.278 toko di seluruh Indonesia,” paparnya.
Ekspansi ini membuktikan kemampuan Perseroan dalam memperluas aksesibilitas serta memperkuat skalabilitas proposisi ‘Everyday Value’ di berbagai kondisi pasar di Indonesia, di tengah dinamika makroekonomi.
“Proposisi nilai Hemat, Lengkap, dan Dekat merupakan fondasi MR.D.I.Y. Indonesia dalam melayani pelanggan. Ketika konsumen semakin selektif, proposisi nilai ini justru semakin relevan. Kebutuhan masyarakat tidak berubah, namun mereka semakin cermat dalam menentukan tempat berbelanja,” tambahnya.
Menurut dia, MR.D.I.Y. terus hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut dengan menghadirkan beragam produk dengan harga yang bisa diandalkan, di lokasi yang mudah dijangkau.
