Dua Wisatawan Asal Karawang Tertimbun Longsor di Curug Cileat Subang
Tim SAR gabungan dibantu TNI/POLRI masih melakukan upaya pencarian kedua wisatawan asal Karawang diduga tertimbun longsor di Curug Cileat Subang.(Dok Tim SAR)

DUA wisatawan asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat,diduga tertimbun longsor dilokasi wisata Curug Cileat Kampung Cibago RT 14 RW 04, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Upaya pencarian kedua korban masih dilakukan tim SAR dan Basarnas hingga Sabtu (16/5).

Hujan dengan intensitas tinggi memicu terjadinya tanah longsor di kawasan Curug Cileat, Kampung Cibago RT 14 RW 04, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang,  sekitar pukul 15.00 WIB, Jumat (15/5)  kemarin. Akibat kejadian tersebut, dua wisatawan asal Karawang diduga tertimbun material longsoran.

Ketua Taruna Siaga Bencana ( Tagana ) Kabupaten Subang, Jajang Abdul Muhaimin mengatakan, menurut keterangan saksi yang merupakan 3 teman korban, saat kejadian mereka berada di belakang korban sedangkan korban berada di area titik longsor.

“Diduga Korban terbawa material longsor dan sampai saat ini masih dalam pencarian, dalam kejadian tersebut ada satu rombongan dengan jumlah 5 orang, Tiga teman korban mengaku mendengar suara gemuruh sebelum longsor terjadi. Mereka langsung menyelamatkan diri, namun dua korban diduga tidak sempat menghindar dan tertimbun longsoran tanah.”  kata Jajang Abdul Muhaimin, Sabtu (16/5).

Menurut Jajang, dua korban yang diduga tertimbun longsor masing-masing bernama Alda Apriliani (22), warga Cikampek, dan Winda Limbong (20), warga Kosambi, Karawang, sementara longsoran tebing sekitar ketinggian 150 meter dan lebar dua ratus meter, dan memakan waktu tempuh perjalanan selam dua jam ke lokasi kejadian.

Sementara korban selamat diantaranya Sinta Bela (28) warga Kosambi Karawang, Sari Nengsih (25) dan Sulistia (20) keduanya warga Cikampek Karawang.  Saat ini, BPBD Provinsi Jawa Barat telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Subang, aparat setempat, serta pengelola wisata untuk melakukan penanganan di lokasi kejadian. (H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *