
TEATER musikal berjudul ‘Mar’ persembahan Artswara menggelar pertunjukan spesial pada Kamis (14/5) di Ciputra Artpreneur Jakarta. Pertunjukkan itu disaksikan langsung oleh puluhan veteran perang dari Legiun Veteran Republik Indonesia, serta sejumlah tamu undangan khusus.
Para aktor dan aktris dari pemeran drama musikal MAR tampil spektakuler di malam pergelaran spesial itu, para veteran perang pun tampak begitu antusias di sepanjang pertunjukkan, dengan seksama menyaksikan akting prima Gabriel Harvianto dan Galabby pemeran tokoh MAR dan Aryati beserta tokoh-tokoh lainnya.
“Ini adalah primer dari musikal Mar kami kebetulan mengundang para veteran dari TNI untuk datang hadir. Kenapa kami mengundang mereka, karena Mar ini kan berkisah tentang perjuangan bangsa ini di tahun 1946-1949, dan kami kepengin sekali para veteran ini bisa melihat bagaimana sih cara anak muda mengapresiasi apa yang mereka lakukan pada waktu itu,” kata Produser Eksekutif, Maera Panigoro, ditemui usai pertujukan Mar, Kamis (14/5) malam.
Mar mengisahkan tentang cinta, pengorbanan, dan ketahanan yang terjalin dalam salah satu momen sejarah kelam di Indonesia, yakni tragedi Bandung Lautan Api. kisah itu terangkum lewat perjalanan hidup Mar dan Aryati, menambah kemagisan pertunjukan, deretan musik karya Ismail Marzuki hadir sebagai latar belakang musik.
Berlangsung selama sekitar 3 jam, pertunjukan Mar sukses menyulap Panggung Ciputra Artpreneur menjadi Bandung tahun 1946, tata cahaya dramatis, proyeksi visual peristiwa Bandung Lautan Api, serta dekorasi autentik menghadirkan suasana kota yang bergolak namun tetap sarat elemen romantisme dari kisah cinta Mar dan Aryati.
Tidak hanya soal tata panggung yang memukau, pertunjukan semakin sempurna dengan perpaduan koreografi indah yang dirancang oleh Hamada Abdool dan balutan musik Ismail Marzuki yang diinterpretasikan ulang dengan pengaruh jazz yang riang dinamis, mengingatkan pada era Glen Miller. Pun deretan aktor pendukung lain seperti Tanta Ginting, Teza Sumendra, hingga Sita Nursanti.
Medium pengenalan Sejarah ke Anak-anak Muda
Tidak hanya memberika apresiasi kepada para veteran, Maera pun menyatakan, kalau pertunjukan Mar diharapkan bisa menjadi wadah edukasi tentang perjuangan pahlawan bangsa di masa setelah kemerdekaan kepada anak-anak muda. Dengan harapan sejarah besar tersebut dapat terus lestari.
“Ini juga jadi upaya kami untuk lebih memperkenalkan cerita bandung lautan api ke anak-anak muda. Bahwa saya gak tau ya pelajaran sejarah sekarang di sekolah seperti apa, tapi waktu saya sekolah itu ada mata pelajaran sejarah perjuangan bangsa dan kita tau tuh semua perang-perang yang terjadi di Indonesia dari tahun 1945, nah saya gak tau kalau sekarang masih ada gak,” jelas Maera.
Karenanya lewat hadirnya pertunjukan Mar, ini jadi ajang bagi Artswara untuk bisa memperlihatkan bahwa pada masa 1946 pernah terjadi perang besar di Bandung Selatan. “Mudah-mudahan dengan menonton musikal Mar ini, makin banyak anak-anak muda yang tahu bahwa pernah ada peristiwa bandung lautan api,” tegasnya.
Adapun pergelaran teater musikal MAR akan berlangsung untuk umum pada 15-17 Mei 2026 di Teater Ciputra Artpreneur, Kuningan Jakarta. Bagi masyarakat yang berminat menyaksikan pertunjukan tersebut, tiket sudah bisa dipesan dengan harga mulai dari Rp500 ribu sampai Rp150 ribu. (H-2)
