Expo Waralaba Buka Peluang Kerja Sama Indonesia Malaysia
Ilustrasi(Dok Istimewa)

KEMENTERIAN Pengembangan Kewirausahaan dan Koperasi (MECD) bersama Perbadanan Nasional Berhad (Pernas) Perbadanan Nasional Berhad (Pernas), dengan kerja sama Malaysia External Trade Development Corporation (MATRADE), telah berhasil menuntaskan partisipasi dalam Franchise and License Expo Indonesia (FLEI 2026) yang berlangsung pada 7–10 Mei 2026 dengan pencapaian hasil bisnis yang positif serta penguatan kerja sama perdagangan dan waralaba regional.

Sepanjang empat hari pameran, lebih dari 300 sesi business matching telah difasilitasi oleh MATRADE Indonesia, mempertemukan berbagai jenama waralaba Malaysia dengan mitra bisnis di Indonesia. Inisiatif ini berhasil menghasilkan potensi transaksi senilai sekitar USD22,3 juta (RM89,4 juta), serta membuka peluang diskusi lanjutan antara perusahaan peserta dan investor strategis untuk kerja sama jangka panjang termasuk pembentukan usaha patungan (joint venture).

Menurut Norli Karim, Setiausaha Bahagian, Kementerian Pengembangan Kewirausahaan dan Koperasi (MECD), partisipasi tahun ini melibatkan 10 perusahaan Malaysia terpilih dari berbagai sektor, yaitu Artivo, Findbulous, ILUVQURAN, Mee Hiris China Muslim, Midyson, Bonda, Dsara Fried Chicken, 1901, Dapur Mama Original Nasi Kukus, dan Ar-Rahn.

Salah satu pencapaian penting dari partisipasi tahun ini adalah ILUVQURAN ILUVQURAN yang diperkirakan akan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan salah satu investor dalam waktu dekat, menjadi salah satu hasil konkret dari FLEI 2026.

Perbadanan Nasional Berhad (Pernas) juga menyampaikan komitmennya untuk kembali berpartisipasi pada edisi FLEI berikutnya, mencerminkan keyakinan yang berkelanjutan terhadap potensi pasar Indonesia serta peran strategis pameran ini sebagai platform ekspansi waralaba regional.

Sementara itu, Suresh Kumar, Konselor Ministerial Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia dan Komisioner Perdagangan (Trade Commissioner) MATRADE Indonesia Suresh Kumar, menegaskan bahwa Indonesia terus menawarkan potensi pertumbuhan yang signifikan bagi jenama waralaba Malaysia, didukung oleh basis konsumen yang besar, pertumbuhan kelas menengah, serta meningkatnya minat terhadap konsep makanan dan minuman, pendidikan, serta gaya hidup inovatif.

“Indonesia tetap menjadi salah satu pasar paling potensial bagi ekspansi waralaba Malaysia di ASEAN. Respons positif yang diterima selama FLEI 2026 mencerminkan tingginya permintaan terhadap konsep bisnis Malaysia yang berkualitas, terjangkau, dan skalabel. Kami melihat peluang yang semakin luas bagi jenama Malaysia untuk membangun kemitraan jangka panjang serta memperluas kehadiran di kota-kota utama Indonesia,” ujarnya.

Dengan meningkatnya permintaan terhadap model bisnis yang inovatif dan terjangkau, industri waralaba di Indonesia diperkirakan akan terus berkembang dan menjadi pintu gerbang strategis bagi pertumbuhan bisnis regional di kawasan ASEAN.(H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *