Ramadhan Sananta Resmi Dilepas DPMM FC, Rumor Reuni dengan Bernardo Tavares di Persebaya Mencuat
Pemain klub Liga Malaysia DPMM FC Ramadhan Sananta(Instagram @m.ramadhansn)

KABAR mengejutkan datang dari kompetisi Liga Malaysia. Penyerang muda Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta, resmi dilepas oleh klub asal Brunei Darussalam, DPMM FC. Keputusan ini diumumkan langsung melalui laman resmi klub pada Rabu (13/5).

Sananta tidak sendirian dalam daftar pelepasan tersebut. Manajemen DPMM FC juga mengonfirmasi berakhirnya kerja sama dengan kiper asal Brasil, Michel Americo, serta pemain veteran Najib Tarif. Pihak klub menyatakan bahwa perombakan skuat masih akan berlanjut dalam waktu dekat.

Statistik Sananta di DPMM FC

Sejak didatangkan dari Persis Solo pada awal musim ini, Sananta sebenarnya menjadi salah satu pilar yang cukup diandalkan di lini depan. Berdasarkan data Transfermarkt, pemain berusia 23 tahun tersebut telah mencatatkan kontribusi yang cukup signifikan selama berkarier di luar negeri.








Kategori Data Statistik
Penampilan 27 Laga (Kompetisi Domestik)
Gol 4 Gol
Assist 2 Assist
Caps Timnas 18 Penampilan

Meski dilepas, DPMM FC memberikan sinyal bahwa pintu klub tetap terbuka bagi Sananta di masa depan.

“Klub mengucapkan terima kasih atas jasanya. Karena ia masih muda, DPMM mungkin akan kembali merekrutnya jika ia berkembang dengan baik di tempat lain dalam beberapa tahun ke depan,” tulis pernyataan resmi klub.

Rumor Reuni di Persebaya Surabaya

Pasca-pengumuman pelepasan ini, spekulasi mengenai masa depan Sananta langsung memanas. Rumor paling kuat menyebutkan sang striker akan kembali ke Indonesia untuk bergabung dengan Persebaya Surabaya.

Daya tarik utama kepindahan ini adalah sosok Bernardo Tavares. Pelatih asal Portugal tersebut kini menahkodai Persebaya dan merupakan sosok yang mengorbitkan Sananta saat keduanya membawa PSM Makassar menjuarai Liga 1 musim 2022/2023. Di bawah asuhan Tavares kala itu, Sananta tampil tajam dengan torehan 11 gol meski baru berusia 20 tahun.

Analisis Singkat: Kembalinya Sananta ke Liga 1 di bawah asuhan Tavares bisa menjadi langkah strategis bagi sang pemain untuk mengembalikan ketajamannya demi mengamankan posisi di skuat Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong.

Alasan Pelepasan Pemain Lain

Selain Sananta, DPMM FC juga membeberkan alasan di balik pencoretan Michel Americo dan Najib Tarif. Americo dilepas karena kalah bersaing dengan kiper utama asal Brunei, Haimie Nyaring, yang tampil impresif dalam 22 pertandingan musim ini.

Sementara itu, Najib Tarif dilepas karena faktor usia yang sudah menginjak 38 tahun. Najib merupakan salah satu pemain paling loyal yang telah membela DPMM FC sejak tahun 2012. Pihak klub memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi besarnya selama lebih dari satu dekade terakhir. (Ant/Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *