
MANTAN Wali Kota New York yang dikenal dengan julukan “America’s Mayor”, Rudy Giuliani, dilaporkan tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Juru bicara Giuliani mengonfirmasi pada Minggu (3/5), pria berusia 81 tahun tersebut berada dalam kondisi kritis namun stabil.
Hingga saat ini, pihak keluarga maupun staf belum merinci penyebab pasti Giuliani harus dilarikan ke rumah sakit. Namun, indikasi masalah kesehatan sempat terlihat dalam siaran terbarunya.
“Wali Kota Giuliani adalah seorang pejuang yang telah menghadapi setiap tantangan dalam hidupnya dengan kekuatan yang tak tergoyahkan, dan dia sedang berjuang dengan tingkat kekuatan yang sama saat kita berbicara,” ujar juru bicara Ted Goodman melalui pernyataan resmi di platform X.
Sebelumnya, pada acara streaming “America’s Mayor Live” hari Jumat, Giuliani sempat mengeluhkan kondisi suaranya. Ia terlihat batuk beberapa kali dan berujar, “Suara saya sedikit kurang fit, jadi saya tidak akan bisa berbicara sekeras biasanya.”
Dukungan dari Tokoh Politik
Kabar sakitnya tokoh yang memimpin New York saat tragedi 11 September 2001 ini memicu respons dari berbagai tokoh politik, melampaui sekat rivalitas partisan. Mantan Wali Kota New York, Eric Adams, melalui juru bicaranya menyampaikan doa untuk kesembuhan Giuliani.
“Dari tahun-tahunnya sebagai jaksa federal hingga memimpin Kota New York melewati hari tergelapnya pada 9/11, dia berdiri bersama kota ini saat paling dibutuhkan. Pengabdian publik pada tingkat tersebut menuntut pengorbanan, ketangguhan, dan komitmen yang tak tergoyahkan kepada orang-orang yang Anda layani,” ungkap pernyataan tersebut.
Dukungan kuat juga datang dari Presiden Donald Trump. Melalui media sosial Truth Social, Trump menyebut mantan pengacara pribadinya itu sebagai “Pejuang Sejati”.
“Sungguh sebuah tragedi bahwa dia diperlakukan begitu buruk oleh orang-orang gila Kiri Radikal, semua Demokrat — DAN DIA BENAR TENTANG SEGALANYA! Mereka curang dalam Pemilu, memalsukan ratusan cerita, melakukan apa saja yang mungkin untuk menghancurkan Bangsa kita, dan sekarang, lihatlah Rudy. Sangat menyedihkan!” tulis Trump.
Rekam Jejak Kesehatan dan Hukum
Beberapa tahun terakhir menjadi masa yang penuh tekanan bagi Giuliani. Selain didera masalah hukum dan finansial terkait sengketa Pemilu 2020, kondisi fisiknya juga sempat beberapa kali drop.
Pada Agustus lalu, ia sempat dirawat di rumah sakit akibat kecelakaan mobil di New Hampshire. Sebelumnya, pada tahun 2020, ia juga menghabiskan empat hari di rumah sakit saat berjuang melawan virus Corona.
Meskipun tengah menghadapi berbagai tuntutan hukum, Giuliani tetap aktif dalam lingkaran politik Trump, termasuk penunjukannya sebagai dewan penasihat di Departemen Keamanan Dalam Negeri pada Juni lalu. Saat ini, publik menanti perkembangan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan sosok yang pernah menjadi simbol ketangguhan warga New York tersebut. (CNN/Z-2)
