
PRESIDEN Donald Trump menyatakan negosiasi dengan Iran sangat positif untuk meredakan ketegangan kawasan Teluk. Trump menyebut komunikasi antara kedua negara berpotensi membuka jalan menuju perkembangan yang lebih konstruktif.
“Saya sepenuhnya mengetahui bahwa perwakilan saya sedang melakukan pembicaraan yang sangat positif dengan Iran, dan diskusi ini bisa menghasilkan sesuatu yang baik bagi semua pihak,” kata Donald Trump, Minggu (3/5) waktu AS atau Senin (4/5) WIB.
Setelah gencatan senjata berlaku pada 8 April, dialog antara Amerika Serikat dan Iran masih berjalan terbatas. Iran mengajukan rencana perdamaian meski belum ada kesepakatan lanjutan.
AS Kawal Kapal di Selat Hormuz
Soal Selat Hormuz, Donald Trump mengumumkan rencana operasi maritim yang akan mulai dijalankan dengan tujuan mengawal kapal-kapal yang terjebak di kawasan tersebut. Menurut Donald Trump, rencana operasi bernama Project Freedom itu sebagai langkah agar kapal-kapal untuk bisa melintas.
“Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk membawa kapal dan awaknya keluar dari selat dengan aman,” kata Donald Trump.
Banyak kapal yang memilih tetap bertahan di lokasi hingga kondisi navigasi dinilai aman. Lebih dari 900 kapal komersial dilaporkan berada di kawasan Teluk per akhir April.
“Pergerakan kapal ini semata-mata untuk membebaskan individu, perusahaan, dan negara yang tidak bersalah, mereka adalah korban situasi,” ujarnya.
Namun, langkah tersebut juga dibayangi risiko eskalasi. Amerika Serikat mengingatkan Iran setiap upaya mengganggu operasi pengawalan akan direspons tegas. (H-4)
