
PELATIH Liverpool Arne Slot menebar optimisme tinggi menjelang laga krusial leg kedua perempat final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain (PSG). Meski datang dengan defisit dua gol, Slot meyakini The Reds akan mampu menciptakan “hal-hal spesial” saat berlaga di Stadion Anfield, Rabu (15/4) dini hari WIB.
Kekalahan 0-2 di Parc des Princes, pekan lalu, menjadi beban berat bagi wakil Inggris tersebut. Saat itu, strategi Slot yang memasang lima bek justru membuat Liverpool tertekan dengan hanya mencatatkan 26% penguasaan bola dan nilai expected goals (xG) yang sangat rendah, yakni 0,17.
“Ada keyakinan bahwa kita bisa melakukan hal-hal spesial besok, tetapi kita harus benar-benar spesial untuk melakukan itu. Kita akan bermain melawan juara Eropa,” ujar Slot sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.
Misi Comeback dan Peran Pemain Kunci
Slot menegaskan bahwa pendekatan di Anfield akan berbeda. Ia mengisyaratkan permainan agresif sejak menit awal untuk mengejar gol cepat. Penampilan gemilang kiper Giorgi Mamardashvili di leg pertama, yang melakukan empat penyelamatan krusial, menjadi modal penting agar gawang Liverpool tetap aman dari serangan balik PSG.
“Orang-orang yang mengenal saya tahu bahwa saya tidak pernah menyuruh tim saya untuk bermain bertahan total selama 90 menit. Kami menekan mereka dengan keras beberapa kali di Paris, dan besok kami harus lebih agresif,” tambah pelatih asal Belanda tersebut.
| Penguasaan Bola | 26% (Liverpool) |
| Expected Goals (xG) | 0,17 (Liverpool) |
| Penyelamatan Kiper | 4 (Mamardashvili) |
Tuah Anfield dan Dukungan Suporter
Selain taktik di lapangan, Slot sangat mengandalkan atmosfer Anfield yang dikenal angker bagi tim tamu di kompetisi Eropa. Ia berharap para pendukung Liverpool bisa memberikan tekanan mental kepada para pemain PSG, melebihi atmosfer pertemuan musim lalu.
“Saya harap para penggemar dapat meningkatkan semangat mereka. Atmosfer musim lalu luar biasa, tapi kali ini kami butuh lebih. Dengan begitu, pemain lawan akan mendapatkan apa yang tidak mereka duga,” tegasnya.
Liverpool dituntut menang dengan selisih minimal tiga gol untuk lolos langsung ke semifinal, atau menyamakan agregat untuk memaksakan babak tambahan waktu. Dengan sejarah comeback legendaris di Anfield, laga melawan raksasa Prancis ini diprediksi akan menjadi salah satu malam paling dramatis di Liga Champions musim ini. (Ant/Z-1)
