
KABAR mengejutkan datang dari dunia tenis putri. Bintang tenis dunia, Aryna Sabalenka, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari turnamen bergengsi Porsche Tennis Grand Prix, yang akan digelar di Stuttgart, Jerman. Keputusan ini diambil lantaran petenis Belarus itu mengalami cedera yang didapat pascaturnamen di Miami.
Melalui unggahan di Instagram Story miliknya, Jumat (10/4), Sabalenka mengungkapkan rasa kecewa yang mendalam karena tidak bisa berpartisipasi dalam ajang WTA 500 tersebut. Ia menyebut Stuttgart sebagai salah satu tempat favoritnya untuk bertanding.
“Saya sangat sedih untuk mengatakan bahwa saya tidak akan bisa bermain di Porsche Tennis Grand Prix tahun ini. Saya selalu senang kembali ke Stuttgart. Atmosfer, para penggemar, dan dukungan yang saya rasakan di sana sangat spesial bagi saya,” tulis Sabalenka.
Petenis asal Belarus itujuga menyinggung ambisinya yang tertunda untuk memperebutkan hadiah ikonik berupa mobil Porsche yang menjadi ciri khas turnamen tersebut. Meski telah berupaya maksimal untuk pulih, kondisi fisiknya ternyata belum memungkinkan untuk tampil kompetitif.
“Sayangnya, saya mengalami cedera setelah Miami, dan meskipun saya sudah mencoba segala cara untuk pulih tepat waktu, saya belum siap untuk bertanding. Saya benar-benar menyesal harus melewatkan turnamen luar biasa ini,” tambahnya.
Catatan Absensi Sabalenka Musim Ini
Mundurnya Sabalenka dari Stuttgart menandai kali ketiga ia absen dari turnamen besar di musim ini. Namun, berbeda dengan dua turnamen sebelumnya di Timur Tengah, kali ini ia secara eksplisit menyebutkan faktor cedera fisik sebagai alasan utama.
Berikut adalah ringkasan turnamen yang dilewatkan oleh Aryna Sabalenka sepanjang musim ini:
| Turnamen | Waktu | Alasan |
|---|---|---|
| Qatar Terbuka | Februari | Pemulihan pascafinal Australia Terbuka |
| Dubai Tennis Championships | Februari | Kondisi fisik belum 100 persen |
| Porsche Tennis Grand Prix (Stuttgart) | April | Cedera pasca-Miami Terbuka |
Turnamen Stuttgart Tennis Grand Prix sendiri dijadwalkan akan mulai bergulir pada Senin (13/4). Kehilangan Sabalenka tentu menjadi pukulan bagi penyelenggara, mengingat ia merupakan salah satu daya tarik utama bagi para penonton di Jerman.
Sabalenka menutup pernyataannya dengan memberikan dukungan bagi kelancaran turnamen tersebut.
“Semoga semua orang menikmati pekan yang hebat di Stuttgart, dan saya berharap bisa segera bertemu kembali,” pungkasnya. (Ant/Z-1)
