
MALAM Lailatul Qadar adalah anugerah terbesar di bulan Ramadan yang lebih baik dari seribu bulan. Namun, bagi wanita yang sedang dalam masa haid atau nifas, sering kali muncul kekhawatiran apakah mereka tetap bisa meraih keberkahan malam mulia tersebut tanpa melakukan salat dan itikaf.
Islam memberikan kemudahan bagi setiap muslimah. Meski dilarang melakukan ibadah tertentu, pintu rahmat Allah tetap terbuka melalui zikir, doa, dan amal saleh lainnya.
Berikut adalah panduan lengkap amalan yang bisa dilakukan.
Doa ini merupakan bacaan yang paling dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Wanita haid sangat disarankan membacanya berulang-ulang sepanjang malam.
Bacaan Arab:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Latin: Allahumma innaka afuwwun tuhibbul afwa fa fu annii
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan menyukai pengampunan, maka ampunilah aku.” (HR. Tirmidzi)
2. Memperbanyak Istighfar dan Taubat
Malam kemuliaan adalah waktu terbaik untuk membersihkan diri dari dosa. Wanita yang sedang berhalangan dapat memperbanyak bacaan istighfar sebagai bentuk penyesalan dan permohonan ampun kepada Allah SWT.
- Astaghfirullahal ‘adzim: Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung.
- Sayyidul Istighfar: Membaca induk istighfar untuk kedalaman taubat.
3. Zikir Kalimat Thoyyibah
Lisan wanita haid tidak terhalang untuk terus memuji Allah. Berikut adalah zikir ringan yang memiliki timbangan pahala berat:
| Jenis Zikir | Bacaan |
|---|---|
| Tasbih | Subhanallah |
| Tahmid | Alhamdulillah |
| Tahlil | Laa ilaha illallah |
| Shalawat | Allahumma shalli ‘ala Muhammad |
4. Mendengarkan Al-Qur’an dan Kajian Ilmu
Mendengarkan murottal Al-Qur’an atau mengikuti kajian agama secara daring (online) termasuk dalam kategori menghidupkan malam Lailatul Qadar. Aktivitas ini membantu menjaga hati tetap terpaut pada ibadah meski tidak sedang suci.
5. Amal Jariyah dan Sedekah
Sedekah yang dilakukan pada malam Lailatul Qadar nilainya setara dengan sedekah selama 83 tahun lebih. Wanita haid bisa melakukan sedekah subuh atau berbagi makanan sahur untuk mendapatkan pahala jariyah yang berlipat ganda.
Kesimpulan
Kondisi biologis seperti haid bukanlah penghalang bagi seorang wanita untuk dicintai Allah. Dengan tetap menjaga lisan dalam zikir dan hati dalam doa, keberkahan Lailatul Qadar insya Allah tetap dapat diraih secara sempurna. (Z-10)
