
WARGA Purwakarta antre untuk menukar uang receh melalui layanan Kas Keliling Bank Indonesia (BI). Warga mengaku penukaran uang tersebut dilakukan untuk menghadapi Lebaran nanti.
Ratusan warga antre di mobil Kas Keliling milik BI di halaman Masjid Baing Yusup, Purwakarta. Warga dengan semangat mengantre untuk menukarkan uang lama yang mereka miliki ke uang kertas baru, di antaranya uang pecahan Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, sampai Rp50.000.
Sebelumnya warga telah memesan penukaran secara daring di situs https://pintar.bi.go.id milik Bank Indonesia. Syarat mendaftarnya cukup dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP), alamat email, dan nomor ponsel.
Batas maksimal penukaran uang setiap KTP yang didaftarkan adalah Rp5.300.000. Warga mengaku, uang baru akan dibagikan ke sanak saudara saat Lebaran.
Danti adalah salah seorang warga, datang untuk menukarkan uang receh baru. Ia sudah mendaftarkan sejak dua minggu lalu dan baru mendapat giliran hari ini. Jumlah penukarannya dibatasi hanya Rp5,3 juta. Uangnya nanti akan digunakan untuk Lebaran.
“Daftarnya sih sudah dua minggu lalu, via online namun baru dapat hari ini,” kata Danti, Rabu (4/3).
Bank Indonesia menyediakan Rp1,5 miliar untuk penukaran di Kabupaten Purwakarta dengan kuota 300 orang. (RZ/E-4)
