
Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Adang Daradjatun mengatakan pihaknya sedang meminta klarifikasi dari para anggota legislatif yang diduga bermain judi online. Nama-nama yang disasar didasarkan pada hasil laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
“Ini kita sedang klarifikasi. Walaupun itu laporan dari PPATK, kita ingin tetap pastikan bahwa laporan itu benar adanya,” kata Adang di Jakarta, Jumat (5/7).
Sebelumnya, PPATK mengungkap ada sekitar seribu anggota legislatif yang aktif bermain judi online. Mereka terdiri dari anggota DPR, DPRD hingga sekretariat kesekjenan yang jumlah transaksinya mencapai 63 ribu.
Adang merasa permasalahan judi online adalah masalah yang sangat besar dan harus menjadi perhatian masyarakat. Persoalan tersebut juga harus ditangani secara transparan.
“MKD berupaya menangani dengan cepat dan juga terus terang, perlu kepastian tentang tuduhan-tuduhan yang ditujukan kepada anggota DPR,” tandasnya. (Z-11)
