
PRESIDEN Prabowo Subianto bertolak menuju Pulau Kalimantan pada Sabtu (22/8) pagi untuk meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus memimpin langsung upaya penanganan di lapangan.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa langkah langsung Presiden ini menyusul instruksi sehari sebelumnya kepada pimpinan puncak TNI dan Polri untuk mempercepat pemadaman di empat provinsi terdampak di Kalimantan.
“Sabtu pagi, 22 Agustus 2026, Presiden Prabowo langsung terbang menuju Kalimantan untuk mengecek dan memimpin langsung penanganan serentak karhutla di Kalimantan,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (22/8).
Presiden menetapkan pembagian tugas lintas pejabat utama guna memastikan koordinasi berjalan cepat, terpadu, dan terukur di tiap wilayah:
Kalimantan Barat: Dipimpin oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Kehadiran Presiden di Kalbar mempertegas percepatan pengendalian di wilayah ini.
Kalimantan Tengah: Ditangani oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Wakapolri Komjen Polisi Dedi Prasetyo.
Kalimantan Selatan: Dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dan Astamaops Polri Komjen Polisi Muhammad Fadil Imran.
Kalimantan Timur: Ditugaskan kepada Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita bersama Komandan Korps Brimob Polri Komjen Polisi Ramdani Hidayat.
Teddy menambahkan, Kepala Negara menekankan agar seluruh personel gabungan bergerak cepat memadamkan titik api sehingga kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan normal.
“Presiden menginstruksikan agar penanganan karhutla dilakukan secepat dan seoptimal mungkin sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal. Presiden juga meminta setiap pelanggaran hukum yang ditemukan ditindak secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkap Teddy.
Pemerintah menegaskan selain mengoptimalkan koordinasi pemadaman darat dan udara, penegakan hukum tanpa pandang bulu terhadap pelaku pelanggaran karhutla menjadi prioritas utama. (Ant.P-4)
