
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengakhiri peringatan dini tsunami akibat gempa bumi yang terjadi di kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa M7.7, tanggal 15 Agustus 2026 Pukul 04:58:24 WIB, dinyatakan telah berakhir,” tulis BMKG melalui lama Twitter, Sabtu (15/8).
Meski begitu gempa lainnya masih terasa di beberapa titik di Provinsi NTT seperti di Ruteng, Manggarai, Bajawa, Mbay, Ngada, hingga daerah lainnya.
Sebelumnya, telah terjadi gempa wilayah Flores, NTT diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M7,7 pada kedalaman 15 km.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,41° LS; 121,39° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 30 Km arah timur laut Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.
Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini berpotensi tsunami di wilayah provinsi NTT, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan tingkat status ancaman siaga (0.5-3 meter). (Z-2)
