Memilih Jurusan di Era AI, Orangtua Perlu Lihat Prospek Kompetensi Masa Depan
Ilustrasi(MI/HO)

PERKEMBANGAN kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini telah bertransformasi dari sekadar inovasi teknologi menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi global. Di berbagai negara, AI dimanfaatkan untuk memacu produktivitas, mempercepat inovasi, hingga melahirkan model bisnis dan profesi baru yang sebelumnya tidak terbayangkan.

Fenomena ini menciptakan tantangan baru bagi dunia kerja sekaligus memicu kekhawatiran bagi para orangtua yang tengah mempersiapkan masa depan pendidikan anak mereka. Pertanyaan mendasar yang kini muncul bukan lagi sekadar soal minat, melainkan apakah kompetensi yang dipelajari di bangku kuliah saat ini masih akan relevan ketika mahasiswa lulus empat atau lima tahun mendatang.

Era AI Economy dan Kebutuhan Lintas Disiplin

Meluasnya pemanfaatan AI di sektor keuangan, kesehatan, hukum, hingga ekonomi kreatif telah mendorong lahirnya fase AI Economy. Dalam fase ini, kemampuan untuk memanfaatkan dan mengembangkan AI menjadi faktor penentu daya saing, baik bagi individu maupun perusahaan. Literasi AI kini bukan lagi monopoli lulusan IT, melainkan kompetensi dasar yang dibutuhkan di berbagai bidang.








Sektor Industri Pemanfaatan AI
Hukum Analisis dokumen hukum secara otomatis dan cepat.
Kesehatan Pendukung diagnosis medis berbasis data.
Bisnis & Layanan Optimasi layanan pelanggan dan efisiensi operasional.
Industri Kreatif Proses produksi konten dan inovasi desain.

Komitmen BINUS University Memperluas Akses Pendidikan AI

Menjawab tantangan tersebut, BINUS University memperkuat komitmennya dalam mencetak talenta digital melalui perluasan akses pendidikan AI di Indonesia. Langkah strategis ini diambil agar calon mahasiswa di berbagai daerah dapat memperoleh kompetensi global tanpa harus berpindah kota.

Setelah sukses menghadirkan Program Artificial Intelligence di BINUS @Kemanggisan dan BINUS @Alam Sutera, kini program tersebut hadir di lebih banyak lokasi:






Lokasi Kampus Fokus Program
BINUS @Bekasi, @Bandung, @Malang, @Semarang Perluasan Program Artificial Intelligence.
BINUS @Medan Penguatan fokus AI pada Program Computer Science.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari semangat Fostering and Empowering the Society.

“Kami ingin memastikan semakin banyak generasi muda Indonesia memperoleh kesempatan yang sama untuk menguasai teknologi masa depan, sehingga mereka mampu menjadi inovator yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Kurikulum Multidisiplin dan Kesiapan Industri

Pendidikan AI di BINUS University tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis seperti machine learning dan robotics, tetapi juga menggabungkan fondasi matematika, data science, hingga etika AI dan aspek bisnis. Mahasiswa didorong untuk memiliki kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi lintas disiplin melalui proyek nyata bersama industri.

Dekan School of Computer Science BINUS University, Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono, S.Kom., M.T.I., menambahkan bahwa fokus utama saat ini adalah mempersiapkan generasi muda agar mampu bekerja berdampingan dengan AI.

“Yang perlu dipersiapkan bukan hanya kemampuan menggunakan tools AI, tetapi juga memahami cara kerjanya, mengevaluasi hasilnya, serta mengembangkannya secara bertanggung jawab,” jelas Prof. Derwin.

Dengan perluasan program ini, BINUS University berharap dapat menjembatani kebutuhan industri dengan kompetensi lulusan, sekaligus memanfaatkan momentum bonus demografi untuk memperkuat ekonomi digital nasional di kancah global. (Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *