
DETAK jantung cepat adalah kondisi ketika jantung berdetak lebih cepat dari normal, yaitu ketika frekuensi denyut jantung meningkat melebihi kebutuhan tubuh pada saat tertentu.
Dalam istilah medis, kondisi ini sering disebut takikardia. Pada orang dewasa saat sedang beristirahat, detak jantung umumnya berada sekitar 60-100 kali per menit.
1. Lakukan Pernapasan Dalam
Tarik napas perlahan melalui hidung dan hembuskan secara perlahan. Teknik pernapasan dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks dan menurunkan respons stres.
2. Tenangkan Diri Saat Cemas
Rasa panik atau stres dapat membuat jantung berdetak lebih cepat. Cobalah duduk, menenangkan pikiran, dan fokus pada pernapasan.
3. Minum Air Putih yang Cukup
Kekurangan cairan dapat memengaruhi kerja jantung. Pastikan tubuh mendapatkan asupan air yang cukup setiap hari.
4. Kurangi Konsumsi Kafein
Kafein dari kopi, minuman energi, atau teh dalam jumlah berlebihan dapat memicu peningkatan detak jantung pada sebagian orang.
5. Hindari Rokok dan Nikotin
Nikotin dapat merangsang sistem saraf sehingga menyebabkan jantung berdetak lebih cepat.
6. Istirahat yang Cukup
Kurang tidur dapat meningkatkan stres pada tubuh dan berpengaruh terhadap ritme jantung.
7. Lakukan Aktivitas Fisik Secara Teratur
Olahraga ringan seperti berjalan kaki dapat membantu meningkatkan kebugaran jantung. Lakukan secara bertahap sesuai kemampuan tubuh.
8. Kurangi Stres
Meditasi, relaksasi, membaca, atau melakukan kegiatan yang menyenangkan dapat membantu mengelola stres.
9. Perhatikan Pola Makan
Konsumsi makanan bergizi seimbang dengan cukup sayur, buah, protein, dan batasi makanan tinggi garam serta lemak jenuh.
10. Hindari Makan Berlebihan
Makan dalam jumlah terlalu banyak dapat membuat tubuh bekerja lebih keras dan pada sebagian orang dapat memengaruhi detak jantung.
11. Periksa Efek Obat atau Suplemen
Beberapa obat dan suplemen tertentu dapat menyebabkan jantung berdebar. Konsultasikan dengan tenaga kesehatan jika mengalami keluhan setelah mengonsumsi obat tertentu.
12. Catat Waktu dan Pemicu Detak Jantung Cepat
Mencatat kapan jantung berdebar terjadi dapat membantu mengetahui pemicu, seperti makanan, aktivitas, stres, atau kurang tidur.
13. Jaga Berat Badan Ideal
Menjaga berat badan dalam rentang sehat dapat membantu mengurangi beban kerja jantung.
14. Hindari Alkohol Berlebihan
Konsumsi alkohol berlebihan dapat memengaruhi irama jantung pada sebagian orang.
15. Konsultasikan dengan Dokter Jika Sering Terjadi
Jika detak jantung cepat muncul berulang, berlangsung lama, atau disertai keluhan lain, sebaiknya periksakan diri untuk mengetahui penyebabnya.
Detak jantung cepat dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari aktivitas fisik hingga stres dan pola hidup. (Z-4)
Sumber: alodokter, siloamhospital
