Ini Penyebab Perempuan Rentan Terkena Infeksi Saluran Kemih dan Cara Mencegahnya
Ilustrasi(magnific)

PEREMPUAN memiliki risiko lebih tinggi mengalami Infeksi Saluran Kemih (ISK) dibandingkan laki-laki. Hal ini disebabkan oleh faktor anatomi tubuh, di mana saluran kemih perempuan jauh lebih pendek sehingga memudahkan bakteri untuk masuk dan memicu infeksi.

Dokter spesialis urologi dari RS Premier Bintaro, dr. Teguh Risesa Djufri, Sp.U., FICS., menjelaskan bahwa saluran kemih perempuan hanya memiliki panjang sekitar dua hingga tiga sentimeter. Jarak yang pendek ini membuat bakteri dari area genital maupun anus lebih cepat mencapai kandung kemih.

“Selain faktor anatomi, kebiasaan menahan buang air kecil yang sering dilakukan perempuan juga meningkatkan risiko infeksi,” ujar dr. Teguh dalam media gathering bertajuk Penanganan Terkini Batu Saluran Kemih di Jakarta, Rabu (23/7).

Risiko pada Masa Menopause dan Kehamilan

Risiko ISK diketahui semakin meningkat saat perempuan memasuki masa menopause. Penurunan hormon estrogen menyebabkan lapisan pelindung saluran kemih menipis, sehingga bakteri lebih mudah menginfeksi. dr. Teguh menekankan bahwa penanganan ISK pada perempuan pramenopause dan pascamenopause memiliki perbedaan mendasar.

Pada perempuan pramenopause, keberadaan bakteri dalam urine yang disertai gejala wajib diobati. Namun, pada perempuan pascamenopause, keberadaan bakteri tanpa keluhan klinis belum tentu memerlukan terapi antibiotik.

Selain itu, ibu hamil juga diminta lebih waspada. Perubahan fisiologis selama kehamilan serta konsumsi suplemen kalsium dosis tinggi dapat memicu pembentukan batu saluran kemih jika tidak dibarengi dengan asupan cairan yang cukup dan aktivitas fisik yang rutin.

Waspadai Gejala dan Komplikasi Ginjal

Masyarakat diimbau untuk mengenali gejala awal ISK agar dapat segera ditangani sebelum infeksi menyebar ke ginjal. Jika keluhan tidak membaik dalam dua hari dengan memperbanyak minum air putih, pasien disarankan segera berkonsultasi ke dokter.






Kondisi Gejala yang Perlu Diwaspadai
Infeksi Saluran Kemih (ISK) Nyeri/sensasi terbakar saat BAK, anyang-anyangan, urine keruh/berdarah, nyeri perut bawah.
Batu Saluran Kemih Nyeri hebat mendadak dari pinggang menjalar ke perut/kemaluan, mual, demam, urine berdarah.

dr. Teguh juga memperingatkan bahaya batu saluran kemih yang dapat menyumbat aliran urine. Jika penyumbatan berlangsung lebih dari enam minggu, fungsi ginjal mulai mengalami kerusakan. Apabila dibiarkan hingga lebih dari 12 minggu, kerusakan ginjal tersebut berpotensi menjadi permanen.

Langkah Pencegahan

Untuk menjaga kesehatan saluran kemih dan fungsi ginjal jangka panjang, dr. Teguh membagikan beberapa tips gaya hidup sehat:

  • Asupan Cairan: Konsumsi air putih 2-3 liter per hari untuk menjaga produksi urine sekitar 2-2,5 liter.
  • Pola Makan: Batasi konsumsi garam dan makanan tinggi protein hewani.
  • Nutrisi: Perbanyak konsumsi serat dan buah sitrus (seperti jeruk atau lemon).
  • Kebiasaan: Hindari menahan buang air kecil dan rutin melakukan aktivitas fisik.

Penerapan gaya hidup sehat ini dinilai efektif untuk menekan risiko gangguan saluran kemih sekaligus melindungi fungsi ginjal dari kerusakan serius. (Ant/Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *