
KAPTEN Inggris Harry Kane menegaskan bahwa skuad the Three Lions tetap bersatu padu dan solid menjelang laga krusial babak semifinal Piala Dunia melawan Argentina di Atlanta Stadium pada Kamis (16/7).
Pernyataan itu meluncur untuk meredam spekulasi keretakan tim setelah Jude Bellingham memberikan reaksi dingin atas kritik terbuka pelatih Thomas Tuchel pascakemenangan kontra Norwegia.
Kane menyebut upaya memecah belah tim seperti ini merupakan hal klasik yang biasa diembuskan media saat turnamen besar.
“Sangat mudah untuk mencoba menciptakan perpecahan ini. Namun yang terjadi adalah sebaliknya. Kelompok ini berada di tempat kami sekarang karena kebersamaan kami yang utuh,” tegas Kane dikutip dari BBC.
Kane juga membela gaya kepemimpinan Tuchel yang dikenal blak-blakan. Menurutnya, kejujuran pelatih asal Jerman tersebut justru sangat dihargai oleh seluruh pemain.
“Dia (Tuchel) menunjukkan perasaannya dengan jujur dan orang-orang menghargai itu. Ketika dia berbicara, itu tidak pernah direncanakan,” tambahnya.
Di luar urusan internal tim, fokus skuad Inggris kini tertuju pada cara meredam kekuatan Argentina, terutama sang megabintang Lionel Messi. Bek kiri Nico O’Reilly mengaku sangat antusias mendapatkan kesempatan langka untuk mengawal Messi di lapangan.
“Ini adalah kesempatan sekali seumur hidup. Bagi saya pribadi, dia adalah pemain terbaik yang pernah menginjakkan kaki di lapangan sepak bola,” ujar O’Reilly. (BBC/E-4)
